"Target sertifikasi kompetensi tenaga kerja 260 ribu orang," kata Sekretaris Jenderal Kemnaker Herry Sudarmanto, di Gedung Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Jumat, 29 Desember 2017.
Sementara itu, pelatihan berbasis kompetensi tahun depan ditargetkan sebanyak 150 ribu orang, disusul target pelatihan pemagangan sebanyak 486.361 orang. "Target pelatihan pemagangan 486.361 orang," imbuh dia.
Herry mengungkapkan, sertifikasi kompetensi pekerja tahun ini terealisasi hingga 94,12 persen atau sebanyak 62.912 pekerja dari target 66.840 pekerja. Sementara pelatihan berbasis kompetensi terealisasi 90,44 persen atau 81.192 pekerja dari target 89.768 pekerja.
Untuk peningkatan kompetensi tenaga kepelatihan, targetnya 1.741 orang dengan realisasi 98,9 persen atau sebanyak 1.721 orang. Kemudian pemagangan dalam dan luar negeri ditargetkan 10.020 pada 2017 dan terealisasi melebihi target, yakni 12.788 orang atau 127,6 persen.
"Untuk pemagangan dalam dan luar negeri melebihi target yakni 127,6 persen," ungkap Herry.
Sebelumnya, pemerintah menggelar program pemagangan nasional terhadap 56.119 orang yang bekerja di perusahaan dan industri sektor perbankan, manufaktur, pariwisata/perhotelan, ritel dan perikanan dan kelautan Dari jumlah tersebut yang mengikuti uji kompetensi sebanyak 6.201 orang, dan dinyatakan kompeten 5.635 orang, tidak kompeten sebanyak 566 orang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News