Suasana Bandara Ngurah Rai Bali. Foto: MI/ Panca Syurkani
Suasana Bandara Ngurah Rai Bali. Foto: MI/ Panca Syurkani

BKPM Kawal Investasi Proyek LRT di Bandara Ngurah Rai

Ekonomi bandara bkpm lrt
Medcom • 22 Januari 2020 04:42
Jakarta: Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengawal investasi untuk Proyek Light Rail Transit (LRT) Bandara Ngurah Rai.
 
BKPM diwakili oleh Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal Ikmal Lukman menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman/Memorandum of Understanding (MoU) antara PT Nindya Karya (Persero) dengan Korea Overseas Infrastructure & Urban Development Corporation (KIND) dan Korea Rail Network Authority (KRNA) tentang rencana pembangunan Light Rail Transit (LRT) Bandara I Gusti Ngurah Rai ke Terminal Satelit Jineng.
 
"Penandatanganan MoU ini merupakan salah satu tindak lanjut MoU antara BKPM dengan KIND pada kunjungan kami ke Korea Selatan September tahun lalu", ungkap Ikmal dalam keterangan resminya, Selasa, 21 Januari 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun melalui MoU ini, rencananya pembangunan LRT Bandara I Gusti Ngurah Rai sepanjang 4,78 KM akan memakan waktu selama kurang lebih 1,5 - 2 tahun dengan nilai investasi sebesar Rp5 triliun. LRT ini akan memiliki empat stasiun di antara terminal satelit Jineng dan Bandara I Gusti Ngurah Rai.
 
"Proyek saat ini merupakan langkah awal yang nantinya akan berlanjut dalam pengembangan green city dan juga TOD di daerah seminyak dan Kuta, dalam kesempatan kali ini juga kami mengucapkan banyak terima kasih pada BKPM yang terus membantu dan mengawal realisasi dari investasi-investasi yang kami lakukan," ujar Plt. Direktur Utama PT Nindya Karya Haedar A Karim.
 
Pembangunan LRT Bandara I Gusti Ngurah Rai bertujuan untuk meningkatkan konektivitas antara terminal satelit Jineng di Kuta dengan Bandara Ngurah Rai. LRT dapat menjadi alternatif moda transportasi menuju bandara sehingga mengurangi kemacetan lalu lintas di sekitar bandara.
 
Penandatanganan MoU ini adalah Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama PT Nindya Karya Haedar A. Karim, Executive Director KIND Lim Han Gyu dan Executive Director KRNA Son Byeong Doo serta disaksikan oleh Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal BKPM Ikmal Lukman dan Attache Representative Korean Embassy Jakarta Kim Dong Jin.
 

(EKO)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif