Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. Foto : Kemenhub.
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. Foto : Kemenhub.

Dirut Airnav Indonesia Dilantik Jadi Dirjen Perhubungan Udara

Ekonomi bumn airnav
Ilham wibowo • 28 Januari 2020 21:21
Jakarta: Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengganti sejumlah pejabat pimpinan tinggi madya atau pejabat eselon I di lingkungan Kementerian Perhubungan. Rotasi jabatan ini dinilai untuk meningkatkan kinerja di tahun mendatang.
 
Direktur Utama Airnav Indonesia Novie Riyanto ditunjuk sebagai Direktur Jenderal Perhubungan Udara mengantikan Polana B. Pramesti yang memiliki jabatan baru sebagai Kepala Badan Pengelola Transportasi Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi (BPTJ).
 
Kemudian Bambang Prihartono yang semula di posisi Kepala BPTJ pindah sebagai Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Ekonomi Kawasan dan Kemitraan Perhubungan. Ada pula Sugihardjo sebagai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan yang sebelumnya sebagai Kepala Badan Pengembangan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menhub Budi juga memiliki Inspektur Jenderal Kementerian Perhubungan baru yang diisi I Gede Pasek Suardika yang sebelumnya sebagai Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Ekonomi Kawasan dan Kemitraan Perhubungan. Muncul pula nama Umiyatun Hayati Triastuti sebagai Kepala Badan Pengembangan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan yang sebelumnya sebagai Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan.
 
Adapun Pramintohadi Sukarno saat ini sebagai Staf Ahli Bidang Teknologi, Lingkungan, dan Energi Perhubungan. Ia sebelumnya menjabat Direktur Bandar Udara, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.
 
Dalam sambutannya, Menhub Budi mengharapkan pelantikan para pejabat tinggi madya ini dapat membawa kesegaran dalam organisasi di lingkungan Kementerian Perhubungan. Dirinya berpesan untuk mencurahkan pemikiran yang segar, out of the box, dan memberi kesejahteraan yang lebih besar untuk masyarakat.
 
"Sesuai visi dan misi Presiden RI, Kementerian Perhubungan memiliki amanah untuk membangun infrastruktur untuk meningkatkan konektivitas di seluruh wilayah Indonesia. Konektivitas yang mempersatukan bangsa dan upaya kita semua ditunggu oleh masyarakat dari Aceh hingga Papua, dari Rote hingga Miangas," ujar Budi melalui keterangan tertulisnya, Selasa, 28 Januari 2020.
 
Selain itu, Menhub Budi menekankan kepada para pejabat yang baru dilantik agar meningkatkan kompetensi sumber daya manusia yang berada dibawah tanggung jawabnya. Kementerian Perhubungan merupakan organisasi besar dan memiliki sumber daya manusia yang banyak.
 
"Di tangan Saudara kebijakan dan program kerja Kementerian Perhubungan diwujudkan. Saya berpesan kepada seluruh pejabat dan pegawai yang hadir pada kesempatan ini, kita telah memasuki 2020 yang tentu tantangan dihadapi semakin tidak mudah. Untuk itu saya meminta agar semua unit kerja dapat segera bersiap untuk melaksanakan setiap program kerja sesuai perencanaan yang telah dibuat dengan efektif dan efisien," ungkapnya.
 
Menhub Budi juga menekankan agar para pejabat yang baru dilantik tetap memperhatikan aspek keselamatan dalam penyelenggaraan transportasi. Sebagai abdi negara sudah diwajibkan untuk terus mencari referensi, mengeksekusi,dan melakukan pemeriksaan dengan baik.
 
"Tugas kita tidak ringan dan masyarakat luas menunggu aspek keselamatan transportasi ditingkatkan,” pungkas Menhub.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif