Presiden Joko Widodo. Medcom/Ilham.
Presiden Joko Widodo. Medcom/Ilham.

Jokowi Bakal Evaluasi Program Bank Wakaf Mikro

Ekonomi jokowinomics bank wakaf mikro
Ilham wibowo • 18 Desember 2018 21:10
Jombang: Presiden Joko Widodo bakal mengevaluasi akses pinjaman modal dalam program Bank Wakaf Mikro (BWM). Hingga saat ini, sudah ada 41 BWM yang melayani pembiayaan kepada 8.373 orang nasabah.
 
"Akan kita evaluasi, kita akan lihat, kita koreksi sudah betul apa belum, kemudian nasabah terseleksi atau belum, banyak yang nunggak atau tidak, yang angsur baik atau tidak baik," ucap Jokowi saat peresmian BWM di Pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Selasa, 18 Desember 2018.
 
Jokowi mengatakan program BWM yang dibangun khusus untuk pengembangan ekonomi umat ini sengaja menyasar lingkungan pondok pesantren. Pemerintah berkomitmen untuk terus memperluas penyediaan akses keuangan bagi para pelaku usaha mikro yang belum terjangkau akses keuangan formal.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kenapa dibangun di pondok pesantren? kita ingin kembangkan ekonomi umat, problemnya di lapangan akses keuangan sangat sulit. Bank (konvensional) biasanya pasti minta agunan, jaminan dan administrasi sehingga yang kecil-kecil ini sulit akses ke perbankan," ujarnya.
 
Program dalam rangka memfasilitasi inisiatif masyarakat ini dikembangkan melalui Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) untuk meningkatkan akses keuangan dan pemberian edukasi keuangan bagi masyarakat luas.
 
Jokowi mengharapkan hasil program ini bisa mengurangi ketimpangan dan kemiskinan. Sehingga, penyediaan akses keuangan dan pemberian pendampingan usaha mikro masyarakat bakal terus ditingkatkan di masa mendatang.
 
"Saya tahu di sini baik nanti ini akan dilihat setiap tahun, kalau sudah betul baru di kembangkan di Ponpes di seluruh tanah air, itu kenapa BWM kita dirikan,” ujarnya.
 
Bank Wakaf Mikro yang diawasi langsung oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ini kini telah hadir di 41 lokasi. Penyediaan akses keuangan bagi ribuan pesertanya ini telah menyalurkan total pembiayaan sebesar Rp9,72 miliar sejak dikuncurkan Oktober 2017.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif