Illustrasi. MI/Yuniar.
Illustrasi. MI/Yuniar.

Tiket Pesawat Mahal, Penumpang Pesawat Menyusut Drastis

Ekonomi bisnis maskapai Tarif Tiket Pesawat
Suci Sedya Utami • 02 Mei 2019 17:16
Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi penurunan drastis pada jumlah penumpang angkutan udara domestik yang dikarenakan oleh tingginya harga tiket pesawat.
 
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan pada Maret 2019 jumlah penumpang udara untuk penerbangan domestik sebesar 6,03 juta orang. Jumlah ini menurun sebesar 21,94 persen atau sekitar 1,7 juta orang dibanding pada Maret tahun lalu sebesar 7,37 juta orang.
 
Sementara dibandingkan bulan lalu memang mengalami kenaikan 7,18 persen dibanding Februari yang sebanyak 5,63 juta penumpang. Sedangkan secara kumulasi Januari-Maret 2019 jumlah penumpang mencapai 18,32 juta. Jumlah ini menurun drastis sebanyak 3,93 juta atau 17,66 persen dibanding periode yang sama tahun lalu yang mencapai 22,25 juta.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jumlah penumpang akngkutan udara Januari-Maret (turun) lumayan tinggi, kita tahu satu permasalahannya harga tiket yang masih tinggi," kata Suhariyanto di kantor pusat BPS, Jakarta Pusat, Kamis, 2 Mei 2019.
 
Dia mengatakan penurunan penumpang domestik yang disebabkan oleh mahalnya harga tiket perlu mendapatkan perhatian. Apalagi, kata Suhariyanto, sudah mendekati bulan Ramadan dan Lebaran.
 
Dirinya mengatakan menurunnya jumlah penumpang karena kemelut harga tiket juga berimbas pada tingkat hunian kamar. Pada Maret ini tingkat hunian kamar hotel berbintang turun dari rata-rata 57,10 persen menjadi 52,89 persen. Penurunan ini tercatat di sebagian besar provinsi dengan penurunan tertinggi di Banten 19,89 poin, NTB 17,21 poin, dan NTT 16,04 poin.
 
"Yang pelu disadari dampaknya bisa ke mana-mana. Hunian mulai turun. Jangan dipandang hanya urusan sektor transportasi karena dampaknya ke mana-mana," tutur dia.
 
Di sisi lain, penurunan penumpang di angkutan udara diserap oleh moda transportasi lainnya. Hal ini tercatat dari adanya kenaikan penumpang pada angkurtan laut. Pada Maret 2019 jumlahnya mencapai 1,71 juta orang atau meningkat 7,68 persen dibandingkan Maret 2018 yang sebesar 1,59 juta. Peningkatan juga terjadi jika dibandingkan dengan Februari 2019 yang sebesar 1,66 juta atau meningkat 3,43 persen.
 
Lebih jauh secara akumulasi Januari-Maret angkutan laut juga mengalami peningkatan 5,62 persen dari 4,82 juta penumpang menjadi 5,10 juta penumpang.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif