Ilustrasi (Foto: Antam)
Ilustrasi (Foto: Antam)

Emas Antam Naik Tipis ke Rp668 Ribu/Gram

Angga Bratadharma • 04 April 2019 10:02
Jakarta: Harga emas milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan Kamis terlihat naik sebesar Rp1.000 dibandingkan dengan hari sebelumnya di posisi Rp667 ribu per gram. Hari ini harga emas berada di posisi Rp668 ribu per gram, sedangkan harga emas dunia merosot yang menyebabkan investor beralih ke aset yang lebih berisiko.
 
Mengutip laman Logam Mulia milik Antam, Kamis, 4 April 2019, pembelian emas dengan ukuran dua gram yang dijual di Gedung Antam dipatok sebesar Rp1,28 juta. Untuk emas batangan dengan ukuran tiga gram dibanderol sebesar Rp1,9 juta. Sedangkan emas batangan dengan ukuran lima gram harganya yakni Rp3,15 juta.
 
Sementara itu, emas batangan dengan ukuran 10 gram harganya yaitu Rp6,2 juta. Untuk pembelian emas dengan ukuran 25 gram harganya yaitu Rp15,41 juta. Kemudian pembelian emas dengan ukuran 50 gram harganya dibanderol Rp30,70 juta. Untuk pembelian emas dengan ukuran 100 gram, harganya sebesar Rp61,29 juta.
 
Adapun emas ukuran terbesar mendapatkan harga lebih murah. Pembelian emas dengan ukuran sebesar 250 gram harga dibanderol Rp152,8 juta. Untuk pembelian emas dengan ukuran sebesar 500 gram harganya dipatok sebesar Rp305,3 juta. Sedangkan emas batangan dengan ukuran 1.000 gram harganya sebesar Rp610,6 juta.
 
Sesuai dengan PMK No 34/PMK.10/2017, pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45 persen yakni untuk pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan 0,9 persen untuk non NPWP. Setiap pembelian emas batangan disertai dengan bukti potong PPh 22.
 
Setiap produk emas batangan ANTAM LM telah mendapatkan Sertifkat London Bullion Market Association (LBMA) untuk menjamin kualitas dan kemurnian produk. Emas Antam dilengkapi dengan teknologi CertiEye untuk meningkatkan keamanan produk dengan sertifikat yang menyatu dengan kemasan (khusus pecahan 0,5 gram sampai dengan pecahan 100 gram).
 
Sementara itu, emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange hampir tidak berubah pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), setelah melemahnya penguatan greenback diimbangi oleh penjualan teknis. Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni, turun USD0,10 atau 0,01 persen menjadi USD1.295,30 per ons.
 
Pada awal perdagangan pada Rabu waktu setempat, logam mulia didorong oleh dolar AS yang lebih lemah. Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang saingannya, turun 0,25 persen menjadi 97,06 pada pukul 15.30 GMT.
 
Namun, sebagian besar investor beralih ke aset-aset berisiko, karena kemajuan yang diantisipasi dalam negosiasi perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok mendorong selera terhadap saham-dan dan menjauh dari logam mulia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ABD)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan