medcom.id, Jakarta: PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengungkapkan, perseroan tidak khawatir dengan kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed yang akan menaikkan suku bunga acuannya di akhir tahun ini.
"The Fed naikkan suku bunga tidak membuat guncangan yang berarti. Market shock itu kalau ga ada pengumuman, tapi tiba-tiba naik," kata Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Rabu (29/7/2015).
Dia menuturkan ketika The Fed menaikkan suku bunga perseroan tidak akan membuat kebijakan yang melawan arus. Hal ini dilakukan agar pasar bisa tenang dan tidak mengalami kepanikan.
Bos BCA ini justru khawatir dengan keadaan likuiditas perbankan yang sangat ketat, jikalau pemerintah mengandalkan pembiayaan untuk infrastruktur. Kekuatan pembiayaan untuk domestik hanya sebesar Rp100 triliun-Rp200 triliun, kalau Rp1.000 triliun itu sangat susah.
"Kita di sini bank domestik hanya bisa Rp100 triliun-Rp200 triliun, kalau Rp1.000 triliun susah, harus ambil pembiayaan dari luar," pungkas dia.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan