PLN UID Jatim saat meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) komersial pertama di Jawa Timur, berlokasi di halaman kantor Unit Layanan Pelanggan (ULP) Embong Wungu, Jalan dr Soetomo, Surabaya. (Medcom.id/Amal)
PLN UID Jatim saat meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) komersial pertama di Jawa Timur, berlokasi di halaman kantor Unit Layanan Pelanggan (ULP) Embong Wungu, Jalan dr Soetomo, Surabaya. (Medcom.id/Amal)

PLN Hadirkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di Surabaya

Ekonomi pln mobil listrik motor listrik
Amaluddin • 01 Maret 2020 16:03
Surabaya: PT PLN hadirkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) komersial pertama di Jawa Timur. Infrastruktur pendukung operasional kendaraan listrik ini berlokasi di halaman kantor Unit Layanan Pelanggan (ULP) Embong Wungu, Jalan dr Soetomo, Surabaya.
 
"Surabaya sekarang punya SPKLU, yang artinya sudah siap untuk mempopulerkan kendaraan berbasis listrik, baik roda dua maupun roda empat," kata General manager PLN UID Jatim, Bob Saril, usai meresmikan SPKLU di Surabaya, Sabtu sore, 29 Februari 2020.
 
Bob mengatakan, SPKLU komersial pertama di Jatim ini terdiri dari dua unit charger yang bersifat fast charging, dan normal charging yang telah memenuhi standar Electric Vehicle Eropa maupun Jepang.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk pengisian dengan unit fast charging yang ada di unit SPKLU ini, membutuhkan waktu sekitar dua jam. Sedangkan untuk pengisian normal membutuhkan waktu kisaran enam hingga delapan jam. "Untuk pengisian penuh sekitar 30 menit," kata Bob.
 
Selama ini, PLN UID Jatim hanya memiliki SPLU (Stasiun Pengisian Listrik Umum) yang kegunaannya untuk mengisi daya barang elektronik, sedangkan SPKLU khusus untuk mengisi daya listrik kendaraan.
 
"Kalau kendaraan spesifik, mulai dari colokannya, tapi kalau SPKLU colokan biasa sama seperti yang di rumah apapun bisa di cas," ujarnya.
 
Ke depan PLN akan segera menambah unit SPKLU komersial di berbagai daerah di Jatim. Bob berharap dengan adanya SPKLU ini, dapat meningkatkan operasional kendaraan berbasis listrik, sehingga dapat mengurangi polusi udara di Surabaya dan Jatim secara umum.
 
"Kita baru buat satu. Sambil melihat perkembangan jumlah kendaraan listrik, nanti kita akan tambah unit lagi di Jatim," katanya.
 


 

(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif