Rudiantara menyampaikan hal itu untuk menindaklanjuti dikeluarkannya Peraturan Presiden tentang Peta Jalan e-commerce, dan secara resmi menyampaikan undangan kepada Jack Ma untuk menjadi sebagai salah satu penasehat kepada steering committe dari inisiatif-inisiatif pada Peta Jalan e-Commerce yang diketuai Menko Perekonomian.
Dalam pertemuan tersebut, Darmin dan Rudiantara didampingi Dubes RI untuk Tiongkok Soegeng Rahardjo, sedangkan Jack Ma ditemani Vice Presiden Alibaba Group Angel Zhao.
Rudiantara mengatakan Jack Ma dalam pertemuan tersebut, menyampaikan bahwa dia akan datang bukan sebagai perusahaan Tiongkok, namun akan mengembangkan ekosistem agar UMKM, masyarakat suburban dan pedesaan, khususnya di dunia sedang berkembang sehingga bisa mendapat nilai tambah ekonomi dengan memanfaatkan perkembangan teknologi.
"Dalam kesempatan tersebut, kedua belah pihak membahas pentingnya infrastruktur TIK yang memberikan akses ke seluruh lapisan masyarakat dan penjuru negara," kata dia dikutip dari Antara, Selasa 22 Agustus 2017.
Infrastruktur TIK, lanjut Menkominfo, akan memberikan manfaat yang jauh lebih besar bagi masyarakat di pedesaan maupun UMKM dibanding masyarakat perkotaan karena masyarakat perkotaan sudah memiliki infrastruktur tradisional, supermarket, mal dan lain-lain. Selain itu, infrastruktur TIK harus dijadikan proses lompatan bagi masyarakat pedesaan dan UMKM dalam aktivitasnya di ekonomi baru.
"Paralel dengan pembangunan infrastruktur TIK, Indonesia juga akan segera melakukan transformasi sistem logistik, agar pergerakan barang menjadi lebih mudah dan efisien. Juga sistem pembayaran harus menjadi ekosistem strategis dari pegembangan e-commerce," pungkas Rudi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News