Ilustrasi BUMDes. (Foto: Antara/Mohamad Hamzah)
Ilustrasi BUMDes. (Foto: Antara/Mohamad Hamzah)

61% Desa Telah Memiliki BUMDes

Ekonomi Berita Kemendes PDTT
Gervin Nathaniel Purba • 26 April 2019 11:19
Malang: Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) mencatat hingga Desember 2018 sebanyak 61 persen desa telah memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), atau telah terbentuk sebanyak 45.549 unit BUMDes di Indonesia. Jumlah ini meningkat tajam dari 2014 yang hanya memiliki 1.022 BUMDes.
 
"Sebanyak 45.549 BUMDes muncul. BUMDes ini diharapkan menjadi penyangga ekonomi di perdesaan," ujar Sekretaris Jenderal Kemendes PDTT Anwar Sanusi, dikutip siaran pers, Jumat, 26 April 2019.
 
BUMDes merupakan lembaga ekonomi yang lahir bersamaan dengan lahirnya Undang-Undang Desa. Berbeda dengan koperasi yang dimiliki oleh sekelompok masyarakat, BUMDes menjadi hak sepenuhnya bagi seluruh masyarakat desa.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"BUMDes adalah badan usaha yang setiap unit usaha terkelola menjadi sebuah organisasi dan dimiliki oleh desa. Sedangkan kalau koperasi hanya oleh orang-orang tertentu saja yang tergabung di koperasi tersebut," ujar Anwar.
 
Meski demikian, BUMDes dan Koperasi tidak memiliki prinsip yang bertentangan. Menurutnya, BUMDes yang berkembang diperbolehkan untuk mendirikan dan mengelola koperasi-koperasi di desa.
 
"Koperasi dan BUMDes tidak bertentangan dan tidak bersubstitusi. Koperasi bisa ada di bawah BUMDes. Karena logikanya, milik perorangan bisa dikelola di bawah milik masyarakat," ujarnya.
 
BUMDes menjadi satu dari empat program prioritas Kemendes PDTT dalam meningkatkan aktivitas ekonomi desa dan kawasan perdesaan.
 
Selain BUMDes, Kemendes PDTT mengunggulkan tiga program lainnya yakni Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades), pembangunan embung desa, dan sarana olahraga desa.

 

(ROS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif