Ilustrasi petani jagung. (FOTO: MI/Bagus)
Ilustrasi petani jagung. (FOTO: MI/Bagus)

Pemerintah Tambah Impor Jagung 30 Ribu Ton

Ekonomi kementerian perdagangan jagung
Ilham wibowo • 07 Januari 2019 14:06
Jakarta: Pemerintah memastikan kembali menambah kebutuhan jagung impor sebanyak 30 ribu ton untuk 2019. Keputusan ini diambil sebagai tambahan pasokan pakan ternak.

Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) Oke Nurwan mengatakan pihaknya tengah mengurus persetujuan impor yang telah dibahas dalam rapat koordinasi terbatas lintas lembaga. Prosesnya saat ini masih menunggu penugasan Bulog.

"Sudah mengajukan dari Bulog, ini sedang berproses, kan Bulog baru bisa impor kalau sudah ada penugasan dari Menteri BUMN," ujar Oke di gedung Kemendag, Jakarta, Senin, 7 Januari 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Oke memaparkan hasil rakortas juga memberikan rekomendasi kebutuhan jagung yang diperkirakan kurang hingga akhir 2019. Penambahan dilakukan untuk mengantisipasi ketersediaan stok jagung yang sebelumnya juga diimpor sebanyak 100 ribu ton pada 2018. "Menurut rakortas harus nambah. Perkiraan angka kebutuhan tambahannya 30 ribu ton," paparnya.

Realisasi distribusi jagung impor 30 ribu ton ini bakalan dilakukan pada Maret 2019. Oke memastikan hasil keputusan rakortas terkait jagung impor tambahan ini juga telah memikirkan panen komoditas jagung dalam negeri.

"Itu sudah keputusan rakortas, semua pihak sudah membicarakan," ungkapnya.

 


(AHL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi