"Bukan permainan pedagang, melainkan naluri pedagang ketika musim kemarau tiba mereka ambil kesempatan untuk menaikkan harga. Kalau kemarau kan enggak bisa kita hindari," ujar Dirjen Hortikultura Spundik Sujono ketika ditemui di Pasar Induk Kramatjati, Jakarta, Sabtu (15/8/2015).
Dalam mengantisipasinya, pihak Kementan justru membaca musim kemudian mencoba memberikan suatu upaya alternatif. Upaya itu salah satunya dengan memfasilitasi pompa air.
"Beberapa daerah berkembang sedang kita laksanakan program penanaman cabai dengan fasilitas yang kita berikan berupa pompa air. Alhamdulillah dengan pompa dangkal saja 15-20 meter bisa dapatkan air untuk lakukan pertanaman," ungkap Spundik Sujono.
Dia juga mengungkapkan, pihak Kementan telah memantau perkembangan cabai rawit merah di beberapa daerah. Dari hasil pantauan tersebut diungkapkan di Jawa Barat dan Jawa Timur sudah mulai panen.
"Kami monitor Jawa Timur dan Jawa Barat sudah mulai panen. Cabai rawit itu panen setiap minggu. Jadi pasokan buat lima minggu ke depan akan aman," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News