NEWSTICKER
Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

Envy Technologies Rancang Infrastruktur Dorong Transaksi Nontunai

Ekonomi emiten transaksi non tunai
Ade Hapsari Lestarini • 28 Februari 2020 19:32
Jakarta: Emiten jasa teknologi informasi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Envy Technologies Indonesia Tbk (ENVY) merancang dan mengimplementasikan infrastruktur pendukung Information and Communication Technologies (ICT) melalui UN1TY.
 
Proyek ini juga akan mendukung Electronic Payment Technologies (Sharia and Conventional). Dalam konteks infrastruktur pembayaran global di Indonesia, perseroan menjadi mitra sistem integrasi informatika dan keamanan informasi digital bagi setiap organisasi yang akan menggunakan UNITY sesuai dengan hukum dan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
 
Direktur Utama Envy Dato' Sri Mohd Sopiyan bin Mohd Rashdi mengatakan peluncuran Un1ty ini dilakukan menyusul suksesnya aplikasi yang diluncurkan sebelumnya yakni Toko Indonesia (Ko-In). Ko-In adalah aplikasi mobile yang bertujuan mendigitalisasi warung-warung atau toko-toko tradisional di Indonesia guna meningkatkan nilai dari keberadaan warung atau toko tradisional tersebut.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Setelah sebelumnya sukses dengan Toko Indonesia, yang merupakan mobile apps dengan solusi digitalisasi di bisnis ritel dan menyediakan marketplace bagi UMKM di Indonesia, kini kami akan meluncurkan UN1TY," kata Dato' Sri Mohd Sopiyan dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Jumat, 28 Februari 2020.
 
Pengembangan aplikasi ini juga menggandeng PT Datagensia Pembayaran Elektronis (Datagensia). Berdasarkan data Datagensia, pengembangan aplikasi layanan pembayaran dinilai penting karena berdasarkan riset terungkap bahwa ada sebanyak 59 persen merchants (pedagang) di semua kategori produk punya kecenderungan ingin meningkatkan investasi pembayaran mereka dalam 18-24 bulan ke depan.
 
Selain itu, hampir 90 persen merchants juga menyatakan dengan investasi di sistem pembayaran, pengalaman para pelanggan berhasil naik 24 persen sejak 2016. Tak hanya itu, 85 persen merchants juga melihat dengan adanya investasi sistem pembayaran, akan meningkatkan kecepatan kliring dan penyelesaian sehingga bisa menopang return of investment yang jelas atas investasi tersebut.
 
Dato' Sri Mohd Sopiyan menjelaskan keberadaan Un1ty akan memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran secara cashless (nontunai) atau secara digital, yakni Payment Point Online Bank (PPOB) atau pembayaran semua jenis tagihan dalam satu tempat. Ada pembayaran BPJS Kesehatan, PDAM, PLN prabayar dan pascabayar, pembayaran Telkom, dan Telkomsel Prabayar dan Pascabayar.
 
Aplikasi ini juga bisa melayani pembayaran terkait kegiatan ibadah umat muslim seperti zakat mal, zakat fitrah, hingga zakat profesi melalui produk Un1ty seperti e-Qurban, e-Zakat, e-Infaq, e-Sodaqoh, Multi Purpose Membership Card, Crowd Funding, dan Indonesia Market for Halal Trade.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif