Menteri Perhubungan Budi Karya. Foto: Medcom.id/Annisa Ayu.
Menteri Perhubungan Budi Karya. Foto: Medcom.id/Annisa Ayu.

Beri Insentif Penerbangan, Menhub Usul Penurunan Harga Avtur

Ekonomi bisnis maskapai Avtur
Antara • 21 Februari 2020 20:22
Jakarta: Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengusulkan adanya tambahan penurunan harga avtur dalam komponen insentif penerbangan agar manfaat insentif semakin maksimal, sebagai tindak lanjut dari dampak virus korona yang turut memicu lesunya industri penerbangan.
 
Menhub Budi Karya menilai apabila harga avtur turut diturunkan maka insentif penerbangan akan lebih maksimal.
 
"Saya memang menambahkan apabila ada diskon yang dilakukan penerbangan dengan menurunkan avtur maka itu akan lebih maksimal," kata Menhub Budi Karya di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Jumat, 21 Februari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk itu, ia akan membahas usulan tersebut dengan Menteri BUMN Erick Thohir. "Satu hingga dua hari ini akan rapat dengan Pak Erick (Menteri BUMN) dan Pak Arifin (Menteri ESDM) untuk rekomendasi harga avtur. Jadi, kalau harga avtur lebih kompetitif lebih baik maka perusahaan aviasi maskapai penerbangan bisa turunkan harga, harga penurunan sama insentif itu akan signifikan," kata Budi Karya.
 
Menhub berharap penurunan harga avtur bisa mencapai 15-20 persen yang diyakini akan berdampak pada penurunan harga tiket sebesar 15 persen.
 
Baca juga: Kemenhub Laporkan Insentif Penerbangan Pekan Depan
 
"Membayangkan paling tidak ada suatu relaksasi bisa turun 15-20 persen. Kemenko Perekonomian sudah sarankan menentukan harga baru atau rebalancing kira-kira efeknya ke harga tiket 15 persen," kata Budi.
 
Avtur merupakan salah satu komponen yang memakan biaya paling besar dalam operasional suatu maskapai. Ia mengatakan pada Senin pekan depan, 24 Februari 2020, rumusan insentif itu akan rampung dan dilaporkan ke Presiden Joko Widodo.
 
"Senin sore kami akan lapor ke Presiden, ada banyak regulasi yang akan diumumkan tapi itu sudah kita rapatkan dengan Bu Menteri, Menteri PUPR, Mensos, Pariwisata, BUMN, ada juga kebijakan lain," ungkap Budi Karya.
 
Sebelumnya Menhub juga telah menyiapkan skema insentif penerbangan melalui pengurangan kewajiban penyetoran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) untuk maskapai.
 
Upaya tersebut dilakukan agar industri maskapai tetap bertahap di tengah dampak virus korona, penerbangan dari dan ke Tiongkok ditutup sementara dan mengakibatkan penurunan pergerakan penerbangan 30 persen.
 

 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif