?Mastercard Gandeng Artajasa Genjot Ekosistem GPN. (FOTO: Medcom.id/Husen Miftahudin)
?Mastercard Gandeng Artajasa Genjot Ekosistem GPN. (FOTO: Medcom.id/Husen Miftahudin)

Mastercard Gandeng Artajasa Genjot Ekosistem GPN

Ekonomi mastercard gerbang pembayaran nasional Artajasa
Husen Miftahudin • 15 Agustus 2019 14:13
Jakarta: Mastercard dan PT Artajasa Pembayaran Elektronis (Artajasa) melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama untuk mendukung dan meningkatkan ekosistem Gerbang Pembayaran Nasional (GPN). Kolaborasi antara perusahaan switching domestik dengan jaringan pembayaran internasional dalam ekosistem GPN ini pun telah mendapat persetujuan dari Bank Indonesia (BI) sejak Juli 2019.
 
Division President for Indonesia, Malaysia, dan Brunei Mastercard Safdar Khan mengatakan kerja sama ini merupakan komitmen Mastercard untuk mendukung penuh upaya bank sentral dalam meningkatkan penetrasi dari pembayaran digital di Indonesia.
 
"Penambahan berbagai fitur keamanan Mastercard ke sistem GPN akan dapat meningkatkan kepercayaan konsumen dan merchant untuk menggunakan kartu debit saat melakukan dan menerima pembayaran untuk transaksi sehari-hari," ujar Safdar dalam penandatanganan kerja sama di Hotel Indonesia Kempinski, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis, 15 Agustus 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Melalui kerja sama dengan Artajasa ini, lanjut Safdar, pihaknya berencana memperkenalkan inovasi-inovasi tambahan seperti tokenisasi. Langkah ini bertujuan untuk memberikan lapisan keamanan ekstra pada transaksi nontunai secara online maupun tatap muka.
 
"Interoperabilitas dalam ekosistem GPN juga berarti Mastercard akan dapat memberikan nilai tambah pada semua transaksi kartu debit Mastercard antarbank," tuturnya.
 
Direktur Utama PT Artajasa Pembayaran Elektronis menambahkan, kerja sama ini membuat pihaknya menjadi lembaga switching GPN pertama yang menawarkan lapisan keamanan tambahan kelas dunia untuk transaksi kartu debit di Indonesia.
 
"Kami percaya bahwa melalui kerja sama dengan Mastercard, kami akan dapat menawarkan teknologi terbaru kepada para pelanggan kami guna memberikan mereka pengalaman pembayaran yang aman dan nyaman," tegas dia.
 
Di tempat yang sama, Deputi Gubernur BI Sugeng mendukung penuh kolaborasi dan sinergi antarpelaku industri sistem pembayaran. Dia yakin kerja sama Mastercard dan Artajasa membawa sistem pembayaran di Indonesia berkelas dunia.
 
"Kerja sama Artajasa dan Mastercard kami pandang sebagai hal yang penting untuk dapat membawa sistem pembayaran di Indonesia lebih maju dan mampu mengadopsi mekanisme dan pengelolaan sebagaimana international best practice," urai Sugeng.
 
Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita yang hadir dalam acara penandatanganan kerja sama ini menyambut baik, karena bisa mendorong pengembangcan sistem pembayaran serta pembangunan sektor keuangan yang inklusif. Apalagi di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global seperti saat ini, pemerintah berkomitmen untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis ekspor dan investasi.
 
"Hal ini juga diharapkan dapat mendorong percepatan realisasi investasi lain dari Amerika Serikat. Kami yakin Indonesia akan terus menjadi negara utama tujuan investasi dari perusahaan-perusahaan global," tukas Enggar.
 
Kerja sama Mastercard dengan Artajasa memperkuat komitmen keduanya terhadap Gerakan Nasional Non Tunai melalui pengembangan pembayaran elektronik di Tanah Air, sesuai dengan peta jalan Visi Sistem Pembayaran Indonesia (SPI) 2025.
 
Kerja sama ini berfokus pada pemprosesan dan pengelolaan transaksi kartu debit di Indonesia. Ke depan, diharapkan kerja sama ini dapat berkembang dan mencakup pemrosesan transaksi di seluruh lingkungan pembayaran digital seperti e-commerce.
 
Teknologi yang dimiliki Artajasa ditambah rekam jejak global yang luas dari Mastercard, seluruh ekosistem akan dapat memperoleh manfaat. Sebab, bank penerbit akan mendapat akses ke berbagai solusi mitigasi risiko dan penipuan terbaru, sementara acquiring bank dan merchant akan dapat mengurangi berbagai insiden transaksi yang teridentifikasi penipuan.
 
Namun yang paling penting, melalui penggunaan teknologi otentikasi terbaru seperti tokenisasi, para konsumen akan dapat menggunakan kartu mereka di seluruh saluran pembayaran dengan aman dan nyaman di mana saja dan kapan saja.
 
Melalui kerja sama dengan Artajasa, Mastercard akan menghadirkan fitur keamanan, fraud monitoring dan scoring global yang canggih untuk melindungi semua transaksi kartu debit domestik. Selain itu, Mastercard juga akan fokus untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas Artajasa dalam pemprosesan transaksi pembayaran.
 
Berdasarkan peraturan Bank Indonesia, lembaga-lembaga switching GPN domestik seperti Artajasa dapat bekerja sama dengan maksimum dua Penyedia Layanan Switching Non-GPN. Peraturan yang sama juga memungkinkan Mastercard untuk bekerja sama dengan maksimum dua dari empat Lembaga Switching GPN. Hal ini sesuai dengan peraturan Bank Indonesia guna mengembangkan sistem pembayaran nasional dengan menciptakan kondisi yang tepat untuk pertumbuhan yang kuat.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif