NEWSTICKER
Ilustrasi kemiskinan. Foto : MI.
Ilustrasi kemiskinan. Foto : MI.

BPNT Dorong Angka Kemiskinan Menurun

Ekonomi kemiskinan Bantuan Pangan Nontunai
Gervin Nathaniel Purba • 22 Januari 2020 15:59
Jakarta: Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara turut senang dengan menurunnya angka kemiskinan. Angka kemiskinan turun dari 9,41 persen menjadi 9,22 persen berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis 15 Januari 2020.
 
"Ini menjadi prestasi kita semua, sebab ada program bantuan pangan non tunai (BPNT) yang disebutkan menjadi faktor penurunan kemiskinan," ujar Juliari, dalam sosialisasi program sembako murah, di Swiss-Bell Hotel, Jakarta, Rabu, 22 Januari 2020.
 
Menurutnya, megahnya pembangunan infrastruktur tidak akan berarti jika angka kemiskinan tidak menurun secara agresif. Untuk itu, Mensos mendorong kepada seluruh pihak yang terlibat untuk bekerja lebih keras agar kemiskinan terus diturunkan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita boleh bangga dengan membangun infrastruktur baru, airport baru, pelabuhan baru, dan satelit baru. Tapi jika angka kemiskinan tidak agresif turun, tidak ada gunanya," kata Juliari.
 
Dia juga mengingatkan agar bantuan sosial yang diberikan dapat terselurkan secara tepat sasaran. Bukan hanya sekadar tersalurkan namun tidak tepat sasaran dan tidak tepat waktu.
 
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka kemiskinan di Indonesia pada September 2019 sebesar 9,22 persen dari keseluruhan penduduk. Artinya, masih ada sebanyak 24,79 juta orang miskin di Indonesia.
 
Ada beberapa faktor yang memengaruhi penurunan kemiskinan. Salah satunya adanya peningkatan cakupan penerima Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Jumlah kabupaten/kota penerima Program BPNT yang terealisasi pada kuartal III-2019 mencapai 509 kabupaten/kota.
 
"Jumlah ini meningkat 289 kabupaten/kota dibandingkan kuartal I-2019," ucap dia.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif