Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.
Ilustrasi Medcom.id/ Mohammad Rizal.

Indonesia Harus Mulai Mengembangkan Pertanian 4.0

Ekonomi teknologi pertanian Kongres NasDem
Candra Yuri Nuralam • 11 November 2019 04:54
Jakarta: Partai NasDem ingin pertanian di Indonesia mulai melirik era industri 4.0. NasDem ingin penggunaan teknologi dalam pertanian mulai digunakan.
 
"Kita harus bisa berfikir sesuai dengan situasi 4.0, kita enggak bisa lagi mundur ke belakang," kata Ketua DPP Bidang Pertanian dan Maritim Partai NasDem Emmy Hafidl di Ji-Expo, Jakarta Pusat, Minggu 10 November 2019.
 
Emmy mengatakan saat ini partai NasDem tengah mengusung konsep bertani menggunakan teknologi. Salah satunya adalah penggunaan drone dan aplikasi dalam bertani.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Drone bisa dugunakan untuk mempermudah penyemprotan air kepada tanaman dan juga sistem drone bisa digunakan untuk membuat pembajakan sawah dilakukan dengan otomatis. Setelah penggunaan dua alat itu, petani bisa meneruskan pemasaran produknya dengan menggunakan aplikasi agar bisa terhubung dengan daerah lain.
 
"Ini yang ingin kita perkenalkan kepada basis kita di desa, kami ingin meningkatkan pendapatan petani. Jadi bagaimana meningkatkan pendapatan petani dengan teknologi 4.0," ujar Emmy.
 
Selain dengan dua teknologi itu, NasDem juga ingin ada sebuah pabrik yang bisa membantu petani untuk bisa mengolah hasil kebunnya secara gratis. Pabrik itu juga direncakan bisa membantu petani memasarkan hasil kebunnya.
 
"Jadi kalau desa A misalnya menghasilkan kopi, semua orang bisa (gunakan pabrik), dengan roasting yang bagus. Setiap orang bisa gunakan alat di situ, bisa kemas sendiri lalu bisa dijual di pabrik itu sendiri atau keluar," tutur Emmy.
 
Emmy yakin dengan konsep ini ke depannya pekerjaan petani akan dilirik oleh kaum milenial. Dengan konsep ini juga, lanjutnya, pekerjaan petani tidak akan dilihat sebelah mata.
 
"Kalau kita mampu pakai pertanian yang 4.0 itu milenial akan mau jadi petani, sekarang mereka enggak mau jadi petani karena kerjanya berat hasilnya sedikit," ucap Emmy.
 

(EKO)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif