Ilustrasi. (FOTO: dok MI)
Ilustrasi. (FOTO: dok MI)

Peternak Bantah Ada Impor Bibit Ayam

Ekonomi harga ayam
Husen Miftahudin • 10 Juli 2019 09:07
Jakarta: Sekretaris Jenderal Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (Gopan) Sugeng Wahyudi membantah adanya impor bibit ayam atau day old chick (DOC) oleh perusahaan ternak skala besar yang terintegrasi. Impor DOC ditengarai menyebabkan pasokan ayam hidup berlebih sehingga harga ayam di tingkat peternak anjlok.
 
"Impor (DOC) enggak ada ya. Tapi potensi DOC saat itu over supply, lebih. DOC ini kalau dilanjutkan jadi ayam, ini terjadi kelebihan suplai ayam hidupnya," ujar Sugeng kepada Medcom.id saat dihubungi, Jakarta, Selasa, 9 Juli 2019.
 
Berdasarkan data Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian (Kementan) yang dipaparkan Sugeng, saat ini jumlah pasokan DOC mencapai 68 juta. Padahal kebutuhannya hanya sekitar 60 jutaan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di sisi lain, aku Sugeng, harga ayam di tingkat peternak saat ini mulai merangkak naik. Meski kenaikannya belum stabil, namun harga ayam di tingkat peternak saat ini tak seekstrem dua pekan lalu.
 
"Kalau kemarin itu kan ada harga ayam di tongkat peternak di bawah Rp10 ribu. Nah saat ini sudah mulai naik, tidak ada harga yang seeksterm kemarin," tuturnya.
 
Saat ini, harga rata-rata ayam ras atau broiler di tingkat peternak sedikit di bawah biaya pokok produksi. Adapun harga acuan pembelian yang ditetapkan dalam Permendag Nomor 96 Tahun 2018, yaitu berkisar Rp18 ribu per kg hingga Rp20 ribu per kg.
 
"Jadi kalau dirata-ratakan dari bulan Januari sampai Juni 2019 itu rata-rata di bawah biaya pokok produksi peternak atau di bawah referensi dari Kemendag," urai Sugeng.
 
Menurut dia, perbaikan harga ayam di tingkat peternak akibat terkendalinya pasokan di masa Lebaran. Ini lantaran pekerja di perusahaan ternak dan peternak mandiri terbatas akibat libur dan cuti Lebaran.
 
"Peternak atau perusahaan untuk budidaya terbatas karyawan sehingga mereka membatasi masuknya DOC. Jadi tidak semua kandang dimasukkin (bibit ayam) karena pegawainya itu pada libur, cuti merayakan hari raya Lebaran itu. Sehingga efeknya itu sekarang ini harga cenderung turun atau relatif lebih baik," pungkas Sugeng.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif