Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL). Foto: Kementan.
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL). Foto: Kementan.

Kementan Dorong Pemulia Tanaman Hadirkan Varietas Unggul

Ekonomi pertanian berita kementan
Ilham wibowo • 18 Desember 2019 13:13
Jakarta: Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mendorong pemulia varietas tanaman unggulan terus hadir dalam meningkatan kualitas produksi pertaninan di Tanah Air. Hasil penelitian, oleh Kementan, akan diupayakan untuk dilindungi negara.
 
"Jangan lupa varietas ini mengenergi lahan yang begitu banyak, jutaan lahan, dan jutaan orang yang memanfaatkan," kata Syahrul saat membuka acara Pekan Perlindungan Varietas Tanaman di Auditorium Kementan, Jakarta, Rabu, 18 Desember 2019.
 
Sejak 2000, Pemerintah telah memberikan mekanisme Perlindungan Varietas Tanaman (PVT) yang setara dengan paten, dengan menjamin perlindungan hukum bagi para pemulia dalam menghasilkan varietas tanaman. Adapun hak PVT merupakan Hak Kekayaan Intelektual diberikan Negara melalui Undang-undang No.29/2000.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam kesempatan itu, Syahrul memberikan penghargaan kepada para pihak yang telah berjasa dalam pengembangan PVT. Penghargaan diberikan kepada peneliti Achmad Baihaki yang telah puluhan tahun mengabdikan diri sebagai pemulia dan memperjuangkan pemberlakukan Hak PVT di Indonesia.
 
Sistem PVT telah diperjuangkan semata-mata untuk menghargai jerih payah dan inovasi para pemuliaan tanaman yang menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk menghasilkan varietas unggul baru untuk negeri.
 
"Oleh karena itu, wajarlah pemerintah memberikan penghormatan, energi, dan menyemangati mereka untuk terus melakukan penelitian-penelitian dan kita berharap hasil varietas kita akan mampu bersaing dengan varietas yang ada," ungkapnya.
 
Kontribusi varietas unggul terbaru bisa memacu peningkatan produksi  sampai 15 persen. Kehadirannya pun sangat diharapkan dalam merealisasikan program tiga kali ekspor produk pertanian Indonesia.
 
"Anak anak bangsa ini tidak kalah untuk terus didorong dan ambil bagian apalagi kita punya lahan yang besar dan negara kita negara besar, mereka terus berkarya dan agar terus meneliti," tuturnya.
 
Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian Erizal Jamal menuturkan jumlah hasil pemuliaan dan juga varietas unggul yang didaftarkan Hak PVT-nya terus meningkat. Target yang dicanangkan yakni dapat menopang upaya peningkatan produksi beragam komoditas minimal sebesar 7 persen per tahun dan terjadinya peningkatan ekspor produk pertanian menjadi tiga kali lipat pada 2024.
 
"Muara dari target ini adalah makin masifnya penerapan inovasi dalam pembangunan pertanian, dan salah satu yang paling potensial untuk dapat mempercepat terjadinya peningkatan produksi tersebut adalah melalui penggunaan benih unggul atau varietas unggul baru," tuturnya.
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif