NEWSTICKER
Ilustrasi CIMB Niaga. Foto: dok MI.
Ilustrasi CIMB Niaga. Foto: dok MI.

CIMB Niaga akan Luncurkan Sukuk Hijau Tahun Depan

Ekonomi cimb niaga
Nia Deviyana • 22 November 2019 11:07
Jakarta: Unit Usaha Syariah (UUS) PT CIMB Niaga (CIMB Niaga Syariah) berencana meluncurkan sukuk hijau (green sukuk) pada 2020.
 
Direktur CIMB Niaga Syariah Pandji P. Djajanegara mengatakan hal ini sebagai langkah awal perusahaan menjadi green sharia bank.
 
"Kita maunya (CIMB Niaga Syariah) jadi green syariah bank pertama pada waktu spin off di 2023," ujar Pandji dalam media gathering di Bogor, Kamis malam, 21 November 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pandji menjelaskan sukuk tersebut merupakan salah satu dari dua sukuk yang akan dikeluarkan CIMB Niaga Syariah tahun depan. Produk tersebut diharapkan bisa mendukung pembangunan-pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
 
"Mulai 2020 kita perkenalkan diri sebagai bank yang punya karakteristik itu (green). Pinjaman dengan beberapa bank di luar negeri yang dibicarakan untuk produk yang sifatnya green," imbuhnya.
 
Namun, Pandji belum bisa memastikan berapa nominal sukuk hijau yang akan ditawarkan karena masih menanti persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
 
Adapun selain sukuk hijau, CIMB Niaga lebih dulu akan meluncurkan sukuk pertama sebesar Rp1 triliun pada kuartal I-2020. Sukuk tersebut merupakan sukuk berkelanjutan dari yang sudah ditawarkan sejak 2019.
 
Pada kesempatan yang sama, Pandji mengatakan penerapan strategi yang tepat berhasil meningkatkan kinerja CIMB Niaga Syariah. Per 30 September 2019, CIMB Niaga Syariah berhasil membukukan laba sebesar Rp848,85 miliar atau naik 62,1 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy). Peningkatan laba dikontribusi oleh penyaluran pembiayaan yang meningkat dan pendapatan dari bagi hasil.
 
Begitu juga sembilan bulan pertama 2019, pembiayaan CIMB Niaga Syariah tumbuh sebesar 29,1 persen (yoy) menjadi Rp31,1 triliun. Pertumbuhan tersebut utamanya didukung oleh segmen business banking sebesar Rp18,38 triliun dan consumer banking Rp12,76 triliun.
 
"Adapun penghimpunan dana pihak ketiga meningkat 21,1 persen (yoy) menjadi Rp26,6 triliun," paparnya.
 
Kinerja positif tersebut juga berhasil meningkatkan aset CIMB Niaga Syariah menjadi Rp36,98 triliun atau naik 18,5 persen (yoy).
 
"Alhamdulillah kinerja kami terus meningkat. Kami berharap, ke depan CIMB Niaga Syariah dapat berperan lebih untuk mengembangkan industri halal di Indonesia," tutup Pandji.
 

(AHL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif