Para penumpang saat mencoba uji coba MRT. (FOTO: MI/Pius Erlangga)
Para penumpang saat mencoba uji coba MRT. (FOTO: MI/Pius Erlangga)

Pelaku Industri Ritel Optimistis Kehadiran MRT

Ekonomi mrt Proyek MRT ritel
Nia Deviyana • 12 April 2019 18:44
Jakarta: Beroperasinya Moda Raya Terpadu (MRT) dianggap bakal memberi angin segar oleh pelaku industri ritel. Survei yang dilakukan konsultan properti Jones Lang LaSalle (JLL) menunjukkan adanya peningkatan penyewaan ruang untuk digunakan sebagai toko-toko ritel.
 
"Kemarin setelah ada uji coba MRT itu, ada banyak ruang yang ditanyakan publik. Misalnya, 'bolehkah ini untuk berjualan Food and Beverage (FnB)', 'apakah hanya boleh untuk berjualan fesyen', dan lain-lain," ujar Head of Advisory JLL Vivin Harsanto di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat, 12 April 2019.
 
Sementara untuk harga sewa, tambah Vivin, pelaku usaha bahkan tak peduli jika ditawarkan dengan nilai tinggi karena melihat besarnya potensi di tempat tersebut.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Enggak ada pertanyaan 'bisa lebih murah atau enggak', padahal pasar ritel sekarang cukup lesu. Ya mungkin karena mereka melihat potensinya," jelas Vivin.
 
Di sisi lain, terkaitharga sewa kios di area stasiun MRT, lanjut Vivin, tentunya bergantung berbagai faktor seperti brand produk, lokasi yang ingin sewa, hingga luas area.
 
Sekadar informasi beroperasinya MRT juga membawa berkah bagi para pedagang di kawasan Blok M. Pantauan Medcom.id, Selasa, 9 April 2019, sejumlah warga menikmati sarapan di warung yang berada di sekitar stasiun MRT Blok M.
 
Hal serupa terlihat di warung mi ayam yang mengalami peningkatan omzet sekitar 30 persen hingga 40 persen setiap harinya. Angka tersebut bisa meningkat sebesar 60 persen pada akhir pekan.
 
Ramainya pengunjung juga dirasakan oleh pedagang di Blok M Square, salah satunya Virni. Dia mengaku dagangannya semakin laku sejak adanya Stasiun MRT Blok M.
 
"Alhamdulilah sekali, stasiun itu (Blok M) bawa untung buat kita," kata Virni.
 
Pedagang aksesoris kecantikan dan ponsel itu mengatakan biasanya dia hanya kedatangan sekitar 30 pengunjung setiap harinya. Kini, pengunjung yang datang minimal 50 orang.
 
"Pemasukan juga naik sampai jutaan sehari," imbuh dia.
 
Stasiun MRT Blok M berada di antara dua pusat belanja, yaitu Plaza Blok M dan Blok M Square. Jika datang dari arah Panglima Polim, Blok M Plaza berada di sebelah kiri sedangkan Blok M Square di sebelah kanan.
 
Jika ingin ke Blok M Square, pelanggan perlu berjalan sekitar 500 meter. Setelah sampai lobi Berlian 2 Blok M Square, para pedagang banyak ditemui berjualan di daerah ini.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif