Ilustrasi. (FOTO: MI/Panca Syurkani)
Ilustrasi. (FOTO: MI/Panca Syurkani)

1 Juli, Lion Air Beroperasi di Bandara Kertajati

Ekonomi bandara lion air
Annisa ayu artanti • 24 Juni 2019 07:12
Jakarta: Lion Air akan efektif beroperasi di Bandar Udara Internasional Kertajati, Majalengka, Jawa Barat (KJT) pada 1 Juli 2019.
 
Corporate Communications Strategic Lion Air Danang Mandala Prihantoro mengatakan, operasional ini merupakan perpindahan keseluruhan penerbangan Lion Air dari Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat (BDO).
 
"Lion Air akan memindahkan jaringan di Kertajati sekaligus menandai sebagai bandar udara keempat di Jawa Barat yang dilayani Lion Air Group untuk penerbangan sipil setelah Bandung dan Bandar Udara Wiriadinata, Tasikmalaya (TSY), serta sekolah penerbangan Angkasa Aviation Academy (AAA) di Bandar Udara Cakrabhuwana, Cirebon (CBN)," jelas Danang dalam keterangan tertulisnya, Senin, 24 Juni 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nantinya, lanjut Danang, Lion Air juga berencana mengoperasikan 26 frekuensi penerbangan setiap hari pergi pulang (PP) di Kertajati, seperti rute Medan, Pekanbaru, Batam, Surabaya, Denpasar, Mataram Lombok, Pontianak, Banjarmasin, Balikpapan, dan Makassar.
 
Adapun penerbangan domestik dengan pesawat jet dipindah seluruhnya dari Bandara Internasional Husein Sastranegara ke Bandara Internasional Kertajati paling lambat 1 Juli 2019. Saat ini terdapat 56 penerbangan yang terdiri dari 28 take-off dan 28 landing yang akan pindah ke Kertajati.
 
Pengelola Bandar Husein Sastranegara, PT Angkasa Pura II (Persero), telah melakukan berbagai persiapan. Salah satunya adalah memperpanjang jam operasional Kertajati dari pukul 06.00-19.00 WIB menjadi pukul 06.00-21.00 WIB.
 
Vice President of Corporate Communications AP II Yado Yarismano mengatakan perpanjangan operasional Kertajati didukung juga dengan kesiapan personil.
 
"Kami memastikan periode pengalihan penerbangan serta operasional keseluruhan di Kertajati tidak mengabaikan dan tetap mengedepankan safety, security, services, dan compliance atau 3S+1C," kata Yado.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif