"Penjual susu murni di bilangan Jalan A Yani kilometer lima Banjarmasin tersebut tiap hari menjual jenis minuman yang berasal dari sapi perah itu rata-rata 40 liter," katanya dikutip dari Antara, Minggu 26 Agustus 2018.
Untuk memenuhi konsumennya, terutama di kota seribu sungai Banjarmasin, penjual susu sapi murni tersebut mengaku, mendatangkan komoditas itu dari Kota Malang, Jawa Timur (Jatim).
Pasalnya di Kalsel yang terdiri atas 13 kabupaten/kota dan kini berpenduduk lebih empat juta jiwa tersebut belum ada usaha susu sapi murni/sapi perah sebagaimana di Pulau Jawa.
Penjual susu sapi murni itu mendatangkan barang dagangannya tiap dua hari sekali dengan menggunakan cargo jasa angkutan udara minimal sebanyak 80 liter.
Sementara harga jual susu sapi murni di Banjarmasin per gelas (ukuran 309 mililiter (ml) Rp10 ribu, yang berarti volume usaha tersebut per hari minimal Rp1,2 juta dengan asumsi komoditas itu terjual 40 liter per hari.
"Dengan volume usaha yang cukup baik itu, tidak mengherankan penjual susu sapi murni tersebut berani menyewa rumah dan toko (ruko) sebesar Rp100 juta per tahun," pungkas Syamsuddin Hasan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News