Menhub: 84 Kapal untuk Tol Laut Sudah Selesai
Pelabuhan Belawan. Medcom/Budi Warsito.
Jakarta: Kementerian Perhubungan (Kemenhub) saat ini sedang membangun 100 unit kapal baru untuk meningkatkan implementasi pelaksanaan tol laut. Dari 100 unit kapal, saat ini sudah selesai sebanyak 84 kapal baru.

"Kita harus menyelesaikan kapal-kapal tol laut. Dari 100 tol kapal laut dan perintis, baru selesai 84. Kita selesaikan, kalau ini selesai maka tol laut akan lebih efektif," kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi usai menghadiri diskusi Forum Merdeka Barat (FMB) 9 Edisi 4 Tahun Kerja Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla di Kementerian Sekretariat Negara, Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, Rabu, 24 Oktober 2018.

Menurutnya, inti dari kegiatan tol laut adalah mengurangi disparitas harga antara wilayah barat dan timur Indonesia. Bekerja sama dengan pihak swasta dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kemenhub menjalankan 15 trayek tol laut untuk mengurangi ketimpangan harga barang.

"Kami bekerja sama dengan swasta dan BUMN menjalankan 15 trayek tol laut yang dari hari ke hari makin efisien mendapatkan tempat yang dibutuhkan dan mengurangi disparitas harga di Indonesia bagian timur, khususnya Natuna," ungkap Budi.

Kerja sama itu terkait dengan angkutan untuk mengangkut barang-barang seperti rumput laut, ikan, kayu, dan sebagainya. Budi mengklaim, kerja sama itu telah membuahkan hasil, salah satunya menciptakan bisnis baru.

"Dengan angkutan perintis, saudara kita ada yang bekerja di Balikpapan, rumah di Maluku, bekerja di Papua, mereka mendapatkan peningkatan. Oleh karenanya ujung tombak ini adalah Pelni agar angkutan perintis bisa diefektifkan," tegasnya.

Bila kapal perintis nantinya mampu meningkatkan okupansi hingga sekitar 70 persen hingga 80 persen, maka secara perlahan operasional kapal perintis akan diberikan kepada pihak swasta murni tanpa subsidi.

"Supaya ketangguhan itu memenuhi kebutuhan itu. Sudah kami lakukan sehingga uang yang kami miliki bisa ke jalur yang lebih ujung (meningkatkan jalur-jalur yang belum terjangkau," pungkas Budi.

Pembangunan 100 kapal baru dimaksudkan untuk memperkuat kapal perintis yang sudah dioperasikan. Pengadaan 100 kapal dengan 2.000 gross ton (GT) ini sudah dilakukan sejak tahun lalu dan dibuat oleh galangan kapal dalam negeri.

 



(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id