BFI Finance Cetak Pembiayaan Baru Rp12,7 Triliun

Ade Hapsari Lestarini 25 Oktober 2018 13:47 WIB
bfi finance indonesia
BFI Finance Cetak Pembiayaan Baru Rp12,7 Triliun
Ilustrasi. (FOTO: AFP)
Jakarta: PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN/BFI Finance) mencatat pertumbuhan penyaluran pembiayaan baru sebesar Rp12,7 triliun atau 24,2 persen lebih tinggi dari periode yang sama di 2017 sebesar Rp10,2 triliun.

Nilai pembiayaan baru tersebut didominasi pembiayaan mobil bekas sebesar 68 persen, diikuti dengan pembiayaan motor sebesar 15 persen, alat berat dan machinery sebesar 14 persen, serta mobil baru dan properti dengan kontribusi masing-masing sebesar dua persen dan satu persen.

Keseluruhan pencapaian ini mendongkrak pertumbuhan piutang bersih sebesar 24,5 persen yoy menjadi Rp17,7 triliun dengan total aset sebesar Rp19,4 triliun atau meningkat 26,8 persen dari periode yang sama di 2017.

"Di tengah momentum kenaikan suku bunga dan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap mata uang USD serta kondisi bisnis yang cukup menantang di kuartal ini, kami tetap mampu mencatat pertumbuhan yang sehat sesuai rencana kerja yang ditetapkan," ujar Direktur Keuangan dan Corporate Secretary BFI Finance Sudjono dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 25 Oktober 2018.

Perusahaan pun membukukan peningkatan laba bersih yang cukup solid sebesar 30 persen yoy menjadi Rp1,1 triliun, dengan pertumbuhan pendapatan sebesar 27,5 persen menjadi Rp3,7 triliun.

Non-performing financing (NPF) dilaporkan stabil di kisaran 1,2 persen, sama jika dibandingkan dengan kuartal II-2018. Angka ini masih jauh lebih baik dibandingkan angka NPF industri yang berkisar di angka 3,1 persen (per Agustus 2018 berdasarkan data OJK).

Sampai dengan kuartal III-2018, BFI Finance telah memperluas jaringan penjualannya dari Sumatera Utara hingga Papua dengan sebaran outlet sebanyak 389 outlet, di mana empat di antaranya terdapat Unit Usaha Syariah.

"Jumlah ini merupakan peningkatan 47 outlet sejak akhir 2017," tambahnya.

Naikkan Suku Bunga

Kebijakan Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuannya hingga mencapai 5,75 persen pada September lalu tentu saja berpengaruh pada cost of fund industri pembiayaan. Untuk mengimbangi kenaikan tersebut, BFI Finance turut menaikkan bunga pembiayaannya antara 0,5-1,0 persen di September 2018.

"Efek kenaikan suku bunga ini belum berdampak signifikan bagi perusahaan," pungkasnya.



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id