Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Dodi Budi Waluyo. (FOTO: MTVN/Desi Angriani)
Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Dodi Budi Waluyo. (FOTO: MTVN/Desi Angriani)

Transmisi Suku Bunga Kredit Baru 62%

Desi Angriani • 20 Oktober 2017 07:28
medcom.id, Jakarta: Bank Indonesia (BI) sudah dua kali menurunkan suku bunga acuan BI 7 Days Repo Rate selama dua bulan terakhir. Suku bunga telah turun sebanyak 50 bps atau sebesar 4,25 persen.
 
Asisten Gubernur BI Dody Budi Waluyo mengatakan, suku bunga perbankan telah mengalami transmisi sebesar 123 bps dalam periode yang sama, atau setara dengan 62 persen dari penurunan suku bunga acuan bank sentral. Sementara suku bunga deposito telah turun 160 bps untuk periode sama atau 80 persen sudah tertransmisikan.
 
"Kredit 123 bps atau 62 persen dari 200 bps di policy rate. Jadi transmisi masih terus berlangsung," katanya di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis malam 19 Oktober 2017.

Menurutnya, transmisi suku bunga perbankan membutuhkan waktu kurang lebih hingga 4 kuartal. Transmisi ini lebih lambat dari transmisi suku bunga Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR), suku bunga Pasar Uang Antara Bank (PUAB) dan suku bunga Operasi Moneter (OM).
 
"Ke bunga deposito dan kredit tetap berjalan meski pada kecepatan tidak secepat PUAB," tutur dia.
 
Meski demikian, intermediasi perbankan ke depan diperkirakan bakal membaik sejalan dengan berlanjutnya dampak penurunan suku bunga acuan dan pelonggaran kebijakan makroprudensial oleh Bank Indonesia.
 
"Kita meyakini transmisi tetap berlangsung dengan harapan nantinya suku bunga perbankan terus turun," tutupnya.
 
Adapun pertumbuhan kredit Agustus 2017 masih rendah yaitu tercatat 8,3 persen (yoy), meskipun membaik dari bulan sebelumnya 8,2 persen (yoy). Begitu pula pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) pada Agustus 2017 tercatat 9,6 persen (yoy), menurun dibandingkan dengan bulan sebelumnya 9,7 persen (yoy), terutama pada DPK valas.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AHL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan