Presiden Joko Widodo - - Foto: Medcom.id/ Kumara Anggita
Presiden Joko Widodo - - Foto: Medcom.id/ Kumara Anggita

Presiden Sederhanakan Sistem Verifikasi Legalitas Kayu

Ekonomi kayu presiden jokowi
Dheri Agriesta • 13 Maret 2019 19:18
Jakarta: Presiden Joko Widodo mendengarkan keluhan para pengusaha mebel tentang sistem verifikasi legalitas kayu (SVLK) yang dinilai dapat menghambat pengusaha bersaing. Presiden berjanji akan menyederhanakan aturan ini.
 
"Ya tadi sudah saya sampaikan, nanti yang diberikan (verifikasi legalitas kayu) hanya di hulu saja, hilirnya enggak usah," kata Presiden usai meninjau International Furniture Expo di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Rabu, 13 Maret 2019.
 
SVLK merupakan sistem pelacakan yang disusun beberapa kelompok kepentingan. SVLK akan memastikan legalitas sumber kayu yang diperjualbelikan.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tindakan Presiden itu akan membuat SVLK lebih sederhana. Sehingga, pemerintah dan pengusaha lebih mudah meningkatkan produksi mebel yang bisa dijual di pasar internasional.
 
Jokowi menyebut masalah ini merupakan teknis di lapangan. Masalah ini dipercaya bisa selesai dengan penyederhanaan aturan."Ini masalah teknis lapangan, tapi pemerintah harus dituntut untuk mendukung konkret," kata Jokowi.
 
Sebelumnya, Ketua Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) Soenoto menyebut aturan SVLK membelenggu pengusaha untuk bersaing. Mereka menegaskan tak masalah dengan verifikasi legalitas kayu.
 
Tapi, verifikasi dinilai cukup dilakukan di hulu saja. Sementara, saat ini verifikasi legalitas kayu dilakukan di hulu dan hilir.
 
"Karena hilir ini adalah user. Di hilir tidak perlu melakukan verifikasi ulang, dan tidak mungkin juga verifikasi double. Ini akan sangat menghambat," jelas Soenoto.
 

(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif