Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (MI/PIUS ERLANGGA)
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (MI/PIUS ERLANGGA)

Hingga 2030

Indonesia Butuh 17 Juta Pekerja di Sektor Ekonomi Digital

Ekonomi tenaga kerja lapangan pekerjaan ketenagakerjaan ekonomi digital
Nia Deviyana • 01 Mei 2019 14:42
Jakarta: Pemanfaatan teknologi digital menjadi kunci penting dalam peningkatan produktivitas tenaga kerja di era revolusi industri 4.0. Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, Indonesia membutuhkan 17 juta orang yang akan bekerja di bidang ekonomi digital hingga 2030.
 
“Yang mana empat persen akan bekerja di sektor manufaktur dan sisanya di jasa industri terkait,” ujar Airlangga melalui keterangan tertulis, Rabu, 1 Mei 2019.
 
Menperin mengungkapkan, implementasi ekonomi digital akan membawa Indonesia naik kelas menjadi negara berpendapatan level kelas menengah atas (upper middle income country) pada 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Digitalisasi ekonomi merupakan salah satu leap frog strategy ke level selanjutnya, yakni lulus dari middle income trap," tegasnya. Dalam hal ini, melalui Making Indonesia 4.0, aspirasinya besarnya adalah mewujudkan Indonesia masuk jajaran 10 negara yang memiliki perekonomian terkuat di dunia pada 2030.
 
“Bahkan, berdasarkan hasil studi PwC dan McKinsey, kita bisa masuk 7 besar ekonomi dunia di 2045, sementara pada 100 tahun Indonesia merdeka nanti, kita menjadi ekonomi ke-4 terbesar di dunia," pungkas Airlangga.
 

(ABD)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif