QR Code. Dok : AFP.
QR Code. Dok : AFP.

BI Segera Keluarkan Izin LinkAja

Ekonomi bank indonesia QR Code BUMN QR Code
Husen Miftahudin • 21 Februari 2019 20:26
Jakarta: Bank Indonesia (BI) sudah menerima permohonan izin layanan financial technology (fintech) besutan BUMN, bernama LinkAja. Sebagai regulator sistem pembayaran, bank sentral akan segera mengeluarkan izin LinkAja dalam waktu dekat.
 
"Ini sudah tahap akhir, dan mudah-mudahan bisa direalisasikan dalam waktu dekat," kata Deputi Gubernur BI Sugeng dalam jumpa pers di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis, 21 Februari 2019.
 
Sugeng menyatakan dokumen dan persyaratan perolehan izin layanan uang elektronik dari LinkAja telah cukup lengkap. Permohonannya pun sudah diproses.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Izin LinkAja untuk uang elektronik sudah masuk. Progresnya cukup bagus, permohonannya sudah dimasukkan ke BI," ungkap Sugeng.
 
LinkAja merupakan fintech berbasis sistem pemindaian kode respons cepat (QR Code). LinkAja dibentuk dengan menggabungkan layanan sistem pembayaran.
 
Di antaranya sistem pembayaran TCash milik Telkomsel dengan TBank dan MyQR milik PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), e-cash dari PT Bank Mandiri Tbk, serta yap! dan UnikQu dari PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI), dan juga layanan pembayaran digital milik BUMN lainnya.
 
Permohonan izin fintech LinkAja diajukan oleh PT Fintek Karya Nusantara (Finarya), sebuah perusahan tekfin yang merupakan afiliasi dari PT Telkom Indonesia dan Telkomsel.
 
Persaingan dengan Swasta
 
BI juga membolehkan perusahaan swasta untuk bergabung membentuk sistem QR Code seperti halnya perusahaan-perusahaan pelat merah yang bergabung membangun sistem pembayaran QR Code, LinkAja.
 
Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Onny Widjanarko mengatakan jika perizinan dan persyaratan telah dipenuhi oleh perusahaan-perusahaan swasta tersebut BI akan mengeluarkan perizinannya.
 
"Kan sudah ada aturannya, tidak boleh pilih-pilih, sama semuanya (BUMN dan swasta). Siapa yang penuhi syarat dengan lebh cepat," kata Onny di Kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu, 13 Februari 2019.
 
Direktur Teknologi Informasi dan Operasi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Dadang Setiabud pernah menyebutkan LinkAja ditargetkan beroperasi pada akhir Februari atau Maret 2019.

 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif