Ilustrasi (MI/RAMDANI)
Ilustrasi (MI/RAMDANI)

BNI Setor Rp900 Miliar untuk Miliki Saham LinkAja

Ekonomi bni LinkAja
Annisa ayu artanti • 25 April 2019 06:02
Jakarta: PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) atau BNI memperkirakan harus menyetorkan uang sekitar Rp900 miliar untuk kepemilikan saham di PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) atau aplikasi pembayaran LinkAja. Dengan Rp900 miliar itu, BNI mendapatkan porsi 20 persen saham pada aplikasi tersebut.
 
"Kita untuk 20 persen mungkin totalnya hampir sekitar Rp900-an miliar," kata Wakil Direktur Utama BNI Herry Sidharta, di Kantor BNI Pusat, Jakarta, Rabu, 24 April 2019.
 
Dana tersebut akan disetorkan secara bertahap kepada Finraya secara bertahap. Sejauh ini, BNI menilai, LinkAja memiliki bisnis dan ekosistem yang luas yang akan memberikan manfaat kepada BNI. Hal ini diharapkan memberi efek positif kepada masyarakat Indonesia
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ditemui di tempat yang sama, Direktur Teknologi Informasi dan Operasi Dadang Setiabudi menambahkan, saat ini perusahaan hanya tinggal menyetor dana tersebut sebagai modal. Total besaran dana yang akan disetorkan sama seperti yang dikatakan Herry sekitar Rp900 miliar.
 
"Akan, karena belum disetor, tapi sudah ditentukan sebesar itu (20 persen), tinggal setoran modalnya aja," sebut Dadang.
 
Dua hari lalu, Deputi Bidang Usaha Jasa keuangan, Jasa Survei, dan Jasa Konsultasi Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Gatot Trihargo sempat menyebutkan persentase saham di Finraya. Bank Mandiri, Bank BNI, dan Bank BRI masing-masing 20 persen.
 
Lalu, BTN dan Pertamina masing-masing tujuh persen. Kemudian, Jiwasraya sebesar satu persen dan Telkomsel sebesar 25 persen. Telkomsel menjadi pemegang saham mayoritas di Finraya.
 

(ABD)
MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif