Mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Bambang Brodjonegoro. Foto: Antara/Rivan Awal Lingga.
Mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Bambang Brodjonegoro. Foto: Antara/Rivan Awal Lingga.

Rencana Jokowi Merampingkan Birokrasi Diapresiasi

Ekonomi pns pelantikan presiden reformasi birokrasi
Nia Deviyana • 20 Oktober 2019 18:34
Jakarta: Mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Bambang Brodjonegoro mengapresisasi rencana Presiden Joko Widodo untuk menyederhanakan birokrasi. Sistem kepangkatan pegawai negeri sipil (PNS) akan dipangkas di periode kedua Jokowi.
 
Pemangkasan birokrasi harus dilakukan sesegera mungkin. Tujuannya, agar rantai pengambilan keputusan tidak terlalu panjang dan berbelit.
 
"Karena kalau terlalu panjang proses mengambil keputusan berarti slow semua proses," ujar Bambang usai menghadiri pelantikan presiden dan wakil presiden di Gedung MPR, Minggu, 20 Oktober 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Presiden Jokowi dalam pidatonya menegaskan untuk melakukan penyederhanaan birokrasi besar-besaran agar prosedur yang terlalu panjang bisa dipangkas.
 
"Eselonisasi harus disederhanakan. Eselon I, eselon II, eselon III, eselon IV, apa tidak kebanyakan? Saya minta untuk disederhanakan menjadi dua level saja, diganti dengan jabatan fungsional yang menghargai keahlian, menghargai kompetensi," tegas Jokowi.
 
Jokowi juga menekankan kepada para menteri, pejabat, dan birokrat agar serius menjamin tercapainya tujuan program pembangunan.
 
"Bagi yang tidak serius, saya tidak akan memberi ampun. Saya pastikan, pasti saya copot," pungkas Jokowi.
 

(HUS)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif