Ford Indonesia. FOTO ANTARA / Oxalis.
Ford Indonesia. FOTO ANTARA / Oxalis.

Hengkangnya Ford Tak Pengaruhi Kinerja Mandiri Tunas Finance

Eko Nordiansyah • 26 Januari 2016 16:08
medcom.id, Jakarta: PT Mandiri Tunas Finance (MTF) menilai, hengkangnya Ford Motor Indonesia (FMI) dari Indonesia pada paruh kedua tahun ini tidak berdampak signifikan bagi kinerja perusahaan. Pasalnya, sejauh ini share dari Ford ke perusahaan tergolong kecil.
 
"Itu enggak berdampak signifikan karena kontribusinya di kita hanya dua persen," ujar Direktur Utama MTF Ignatius Susatyo ditemui di Hotel Raffles, Jakarta Selatan, Selasa (26/1/2016).
 
Dirinya menambahkan, selama ini pembiayaan yang dibiayai oleh anak usaha Bank Mandiri ini didominasi mobil pabrikan Jepang. Bahkan, terdapat lima brand yang menguasai pasar pembiayaan untuk mobil di MTF.

"Selama ini pasar kita paling besar memang untuk mobil asal Jepang. Dengan lima brand yang menguasai di antaranya adalah Honda, Toyota, Suzuki, Daihatsu, dan Mitshubisi," jelas dia.
 
Sebagai informasi, hengkangnya FMI dari pasar Indonesia karena pertumbuhan penjualan yang tidak berkesinambungan sehingga penjualan Ford tidak dapat bersaing secara efektif.
 
Berdasarkan data penjualan dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) selama 2015, FMI hanya berhasil menjual 4.986 unit kendaraan (wholesale) dan 6.103 unit kendaraan (retail). Angka ini merosot tajam hingga 41,5 persen jika dibandingan dengan angka penjualan wholesale di 2014, yang mencapai 12.008 unit.
 
Secara keseluruhan, di 2015 industri otomotif nasional berhasil melepas sebanyak 1.013.291 unit kendaraan. Jika FMI berhasil menjual 4.986 unit, maka pangsa pasar Ford di Indonesia tak lebih dari 0,5 persen.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan