Ilustrasi Toshiba. (AFP PHOTO/Yoshikazu TSUNO)
Ilustrasi Toshiba. (AFP PHOTO/Yoshikazu TSUNO)

Pabrik Jepang Tak Bisa Bertahan dengan Margin Tipis

Arif Wicaksono • 03 Februari 2016 13:34
medcom.id, Jakarta: Produk-produk milik perusahaan Jepang perlahan mulai tergusur dengan keberadaan produk-produk dari negara lain seperti Korea Selatan dan Tiongkok. Hal ini disinyalir yang membuat Toshiba menutup pabrik TV.
 
"Penjualan TV Toshiba anjlok selama lima tahun terakhir, mulai digantikan oleh Samsung dan LG, mungkin kemudian Tiongkok menyusul," tutur Ketua Asosiasi Elektronik Indonesia (Gabel) Ali Subroto, saat dihubungi Metrotvnews.com, di Jakarta, Rabu (3/2/2016).
 
Akhirnya Toshiba menjualnya ke perusahaan Hong Kong pada akhir tahun lalu. Seiring dengan dijualnya pabrik tersebut Toshiba tak lagi memproduksi TV di Indonesia.

"Banyak pegawai yang disesuaikan dengan pemilik baru, Toshiba mungkin tak bisa bertahan dengan margin yang tipis, berbeda dengan perusahaan Tiongkok," tutur dia.
 
Ali menambahkan, penutupan pabrik di Toshiba merupakan kepentingan bisnis global. Hal ini juga dialami Panasonic yang menutup pabrik lampu hemat energi di Pasuruan. Dia memperkirakan Panasonic akan menyerahkan produksinya kepada perusahaan di Tiongkok.
 
"Panasonic pun lebih memilih membeli dari pabrik manufaktur di Tiongkok ketimbang memproduksi lampu di sini," pungkas dia.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AHL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan