NEWSTICKER
Ilustrasi. Foto: Medcom.id.
Ilustrasi. Foto: Medcom.id.

BI Turunkan Proyeksi Pertumbuhan Kredit

Ekonomi bank indonesia kredit
Desi Angriani • 20 Februari 2020 16:47
Jakarta: Bank Indonesia menurunkan proyeksi pertumbuhan kredit pada 2020 di kisaran 9-11 persen dari sebelumnya 10-12 persen year on year (yoy). Pemangkasan pertumbuhan kredit ini sejalan dengan revisi proyeksi pertumbuhan ekonomi 2020.
 
"Proyeksi ini sedikit lebih rendah dibandingkan sebelumnya pada kisaran 10-12 persen," ujar Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo dalam jumpa pers di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Kamis, 20 Februari 2020.
 
Perry menjelaskan revisi perkiraan pertumbuhan kredit ini karena ada pengaruh jangka pendek penyebaran virus korona terhadap perekonomian Indonesia. Risiko ini membuat bank sentral merevisi pertumbuhan ekonomi 2020 menjadi lebih rendah di kisaran 5,0-5,4 persen.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Revisi perkiraan ini terutama karena pengaruh jangka pendek tertahannya prospek pemulihan ekonomi dunia pasca meluasnya Covid-19," kata Perry.
 
Namun demikian, pertumbuhan kredit 2021 diprakirakan kembali meningkat pada kisaran 10-12 persen lantaran didorong oleh kenaikan pertumbuhan ekonomi 5,2-5,6 persen. Kemudian DPK pada 2020 dan 2021 diprakirakan tetap tumbuh dalam kisaran 8-10 persen.
 
"Bank Indonesia tetap menempuh kebijakan makroprudensial yang akomodatif dan memperkuat koordinasi dengan otoritas terkait sehingga dapat tetap menjaga stabilitas sistem keuangan dan mendorong fungsi intermediasi perbankan," bebernya.
 
Adapun stabilitas sistem keuangan tahun lalu terjaga. Hal ini tercermin dari rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) perbankan Desember 2019 yang tinggi yakni, 23,31 persen, dan rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) yang tetap rendah yakni 2,53 persen (gross) atau 1,18 persen (net).
 

(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif