Ilustrasi gedung Kementerian BUMN. FOTO: dok Kementerian BUMN
Ilustrasi gedung Kementerian BUMN. FOTO: dok Kementerian BUMN

Erick Thohir Sisakan Tiga Deputi yang Urusi SDM, Keuangan, dan Hukum

Ekonomi kementerian bumn Pergantian Direksi BUMN
Suci Sedya Utami • 20 November 2019 18:55
Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir melakukan perampingan struktur jajaran eselon I di Kementerian BUMN. Dari tujuh jumlah eselon I nantinya hanya menyisakan lima.
 
Sementara dari tujuh posisi sebelumnya terdapat enam kedeputian dan satu sekretaris kementerian (sesmen). Di struktural yang baru nantinya, jumlah kedeputian akan dipangkas menjadi tiga posisi saja.
 
Staf Ahli Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan pemangkasan kedeputian dilakukan karena saat ini sudah ada dua posisi wakil menteri yang akan membantu Menteri BUMN Erick Thohir menjalankan tugas. Arya bilang kedeputian nantinya hanya akan menjalankan fungsi administrasi, sedangkan portofolio bisnis akan dijalankan oleh wakil menteri.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Fungsi portofolio sudah dipegang oleh wamen sehingga tinggal lah fungsi administrasi. Nantinya ada deputi SDM (sumber daya manusia), deputi keuangan dan deputi hukum. Jadi inilah dari enam menjadi tiga," kata Arya di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Rabu, 20 November 2019.
 
Dia bilang tiga fokus kedeputian tersebut berdasarkan pertimbangan dari kebutuhan di Kementerian BUMN. Arya mengatakan tiga kedeputian hasil perampingan nantinya akan diisi oleh orang-orang baru untuk menggantikan sosok-sosok lama yang telah dinonaktifkan dan dipindahtugaskan ke perusahaan-perusahaan BUMN.
 
Sementara sebelumnya enam kedeputian yang menangani masalah sektoral bisnis perusahaan di antaranya Kedeputian Bidang Deputi Bidang Usaha Pertambangan Industri Strategis dan Media, Kedeputian Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan, Kedeputian Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi, Kedeputian Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata, Kedeputian Bidang Infrastruktur Bidang Bisnis, serta Kedeputian Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha.
 
Sedangkan dari enam tersebut, empat mantan deputi kini telah dilantik dan menjabat di perusahaan-perusahaan BUMN di antaranya:
 
1. Gatot Trihargo, menurut Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-270/MBU/11/2019 per 18 November 2019 diangkat sebagai Wakil Direktur Utama Perum Bulog. Gatot sebelumnya menjabat sebagai Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Konsultan.
 
2. Hambra, menurut Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-272/MBU/11/2019 per 18 November 2019 diangkat sebagai Wakil Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II (Persero). Hambra sebelumnya menjabat sebagai Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis.
 
3. Wahyu Kuncoro, menurut Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-273/MBU/11/2019 per 18 November 2019 diangkat sebagai Wakil Direktur Utama PT Pegadaian (Persero). Wahyu sebelumnya menjabat sebagai Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi.
 
4. Fajar Harry Sampurno, menurut Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-274/MBU/11/2019 per 18 November 2019 diangkat sebagai Direktur Utama PT Barata Indonesia (Persero). Fajar sebelumnya menjabat Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media.
 
5. Serta Imam Apriyanto Putro, menurut Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK-269/MBU/11/2019 per 18 November 2019 diangkat sebagai Wakil Direktur Utama Pupuk Indonesia Holding Company. Imam sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Kementerian BUMN.
 
Lebih jauh, nanti Erick juga akan menambah satu posisi baru di jajaran eselon I yakni inspektur jenderal (Irjen). Jabatan Irjen dalam kepemimpinan sebelumnya tidak diadakan. Penambahan posisi ini, kata Arya, tidak lain bertujuan demi terciptanya BUMN yang lebih bersih dengan pengawasan yang lebih baik.
 
"Selama ini dia belum pernah diisi selama menteri sebelumnya. Fungsi Irjen untuk pengawasan baik, internal baik untuk membantu kita di BUMN," kata Arya.
 
Arya menambahkan pengisian posisi definitif untuk jabatan Eselon I akan dilakukan dalam waktu lama dua minggu mendatang. Saat ini posisi tersebut diisi oleh asisten deputi di masing-masing kedeputian sebagai pelaksana tugas (Plt) deputi.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif