Ilustrasi. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Ekonomi Lamban, Belanja Iklan TV di 2015 Menurun 26,7%

Ekonomi belanja
Ade Hapsari Lestarini • 06 Januari 2016 12:04
medcom.id, Jakarta: Belanja iklan televisi (tv) mengalami penurunan sebesar 26,7 persen menjadi Rp72,5 triliun dibandingkan tahun sebelumnya yang menembus Rp99 triliun.
 
Adapun faktor yang menjadi kendala dalam penurunan belanja iklan tv tersebut karena perlambatan ekonomi pada 2015. Meski demikian, sejumlah industri justru menunjukkan pertumbuhan. Di sisi lain, produk-produk rokok masih merajai belanja iklan TV nasional.
 
"Pada 2014 lalu pendapatan iklan TV menembus Rp99 triliun. Namun tahun ini hanya mencapai Rp72,5 triliun. Artinya belanja iklan TV 2015 terjadi penurunan sebesar 26,7 persen dibanding tahun lalu," demikian mengutip data Adstensity 2015 dalam siaran persnya, Rabu, (6/1/2016).
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pendapatan iklan TV, papar data tersebut, jauh meleset dari yang ditargetkan Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (PPPI) yang memprediksikan belanja iklan TV nasional untuk 2015 mencapai Rp113,5 triliun. Dengan data riil 2015, target belanja iklan TV hanya tercapai 63,8 persen.
 
Penyebab dari penurunan belanja iklan bisa jadi karena memburuknya kurs tukar rupiah terhadap dolar Amerika pada 2015 lalu. Akibatnya, sebagian besar industri terpaksa menghemat belanja iklan mereka.
 
"Hal ini nampak pada industri otomotif yang paling terpengaruh dengan situasi ini. Sebaliknya kondisi itu tak berlaku pada industri e-commerce/digital business (online store) yang justru mencuat pada 2015," jelas data tersebut.
 

(AHL)
MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA18:59

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif