Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Muhammad Nuh. Foto: Medcom.id/ M Syahrul Ramadhan
Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Muhammad Nuh. Foto: Medcom.id/ M Syahrul Ramadhan

BWI Ungkap Peluang Mengembangkan Wakaf di Indonesia

Ekonomi wakaf
Muhammad Syahrul Ramadhan • 15 Mei 2019 04:22
Jakarta: Ketua Badan Wakaf Indonesia (BWI) Muhammad Nuh mengatakan, populasi dan bonus demografi yang dimiliki Indonesia merupakan peluang untuk mengembangkan wakaf. Apalagi 87 persen dari populasi merupakan umat islam.
 
Selain itu, dirinya menyebut populasi usia produktif juga hampir 70 persen merupakan peluang untuk mengembangkan wakaf.
 
"Populasi usia produktifnya besar dan puncaknya usia produktif hampir 70 persen, itu pertama populasi yang sangat besar dan yang muslim sangat besar," kata M Nuh di kawasan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa 14 Mei 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia juga mengatakan orang yang berwakaf atau yang disebut wakif tidak harus muslim. Semua boleh, sepanjang wakifnya jelas, akdanya jelas, pengelola wakaf atau nadzirnya jelas, dan penerima wakaf mauquf 'alaihnya jelas.
 
"Jadi wakaf ini bukan hanya untuk muslim tapi untuk semua orang boleh dan yang juga menikmati juga hanya orang islam semuanya boleh karena tesisnya rahmatan lil alamin," ucapnya.
 
Selain populasi, kultur dan value atau nilai yang dimiliki bangsa Indonesia merupakan peluang. M Nuh mencontohkan Habib Bugak orang Aceh yang mewakafkan rumah dan tanah di mekah pada tahun 1800.
 
Ikrarnya berbunyi :
 
“Rumah tersebut (Baitul Aysi) dijadikan tempat tinggal jamaah haji asal Aceh yang datang ke Mekah untuk menunaikan ibadah haji dan juga tempat tinggal orang asal Aceh yang menetap di Mekah. Sekiranya karena sesuatu sebab tidak ada lagi orang Aceh yang datang ke Mekah untuk haji, maka rumah wakaf ini digunakan untuk tempat tinggal para pelajar (santri atau mahasiswa) Jawi,”. (Jawi istilah yang waktu itu digunakan untuk menyebut pelajar atau mahasiswa wilayah Asia Tenggara yang belajar di Mekah).
 
“Sekiranya karena sesuatu sebab mahasiswa Asia Tenggara pun tidak ada lagi yang belajar di Mekah maka rumah wakaf ini digunakan untuk tempat tinggal mahasiswa Mekah yang belajar di Masjidil Haram, sekiranya mereka inipun tidak ada juga, maka wakaf ini diserahkan kepada Imam Masjidil Haram untuk membiayai keperluan Masjidil Haram.”
 
"Dahsyat, tahun 1800 mbah-mbah kita punya contoh seperti ini," ujarnya.
 
Ditambah lagi berdasarakan hasil survei Charities Aid Foundation yang dirilis pada Oktober 2018 menunjukan orang Indonesia itu orang-orang baik. Indonesia menempati ranking pertama dari 146 negara yang disurvei. Giving index kedermawanan itu, ujar M Nuh merupakan hal luar biasa.
 
"Value ada, kultur ada, jumlahnya banyak, yang muslim juga banyak maka ini potensi," ungkapnya.
 
Kemudian lanjutnya, tren kesejahteraan juga naik, kemiskinan terus berkurang. "Siapapun presidennya itu cita-citanya kalau ditanya itu menurunkan kemiskinan. Memang tugas utama, harus turun. Tren kesejahteraan naik, jumlah populasi banyak yang muda-muda juga besar, kultur, value naik, tren kesejahteraan naik, maka kesempatan jadi wakif juga bagus," ujarnya.
 
Dari sisi pengelolaan, lanjut dia, di era digital seperti sekarang ini juga menjadi lebih mudah. Sehingga memungkinkan orang untuk mau menyumbang dan bebas biaya.
 
"Kalau dulu, punya donatur 100 orang harus satu-satu kita datangin untuk ambil donasi, donasinya bisa jadi lebih kecil biaya ambilnya, dengan digital deviden itu bisa dipotong," jelas dia.
 
Agar terwujud, harus mengembangkan ekosistem termasuk pergeseran paradigma, meningkatkan jumlah wakif. Menurutnya media mempunyai peran pentin guntuk memperbanyak jumlah wakif.
 
"Meningkatkan jumlah harta dan diversiasi wakaf, jumlahnya, hartanya, kita perbanyak dan macamnya kita diversifikasikan, dulu tanah. Sekarang bisa macam-macam bisa, cash wakaf berupa uang saham dan berupa macam-macam selama memberikan manfaat dan sesuai syari itu dikategorikan harta wakaf. Termasuk Nazir harus profesional," pungkasnya.
 

(EKO)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif