Deputi Gubernur BI Sugeng. (FOTO: Medcom.id/Eko Nordiansyah)
Deputi Gubernur BI Sugeng. (FOTO: Medcom.id/Eko Nordiansyah)

Pemanfaatan Fintech untuk Keuangan Syariah

Eko Nordiansyah • 12 Desember 2018 12:15
Surabaya: Bank Indonesia (BI) menyebut industri keuangan syariah harus bisa memanfaatkan perkembangan teknologi yang ada. Salah satunya dengan pemanfaatan financial technology (fintech) untuk mendorong pangsa pasar keuangan syariah di Indonesia.
 
"Pemanfaatan teknologi digital melalui fintech syariah menjadi salah satu peluang yang krusial bagi Indonesia untuk menjaga daya saing negara," kata Deputi Gubernur BI Sugeng dalam Indonesia Shariah Economic Festival (ISEF) 2018, di Grand City Convention and Exhibiton, Surabaya, Rabu, 12 Desember 2018.
 
Dirinya menambahkan, fintech syariah bisa menjadi salah satu rantai nilai halal (halal value chain). Tak hanya itu, pemanfaatan teknologi bagi keuangan syariah juga akan mempermudah pengumpulan maupun penyaluran dana sosial syariah yang lebih cepat dan efisien.

"Dengan jangkauan yang lebih luas, penyaluran dana sosial syariah dimungkinkan melaui implementasi secara online. Saat ini beberapa lembaga amil zakat di Indonesia telah menawarkan layanan digital untuk pembayaran zakat, sedekah, dan infak," jelas dia.
 
Selain itu, keuangan syariah juga bisa memanfaatkan teknologi blockchain untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan dana sosial syariah. Proses digitalisasi menyebabkan pemilihan unit dalam halal value chain menjadi lebih dinamis.
 
Menurut Sugeng negara lain sudah banyak yang menerepakan penggunaan teknologi untuk mendukung industri ekonomi dan keuangan syariah. Sementara Indonesia harusnya bisa bergerak cepat untuk memanfaatkan sumber daya dan mengoptimalkan inovasi teknologi.
 
"Di Uni Emirat Arab telah memanfaatkan teknologi blockchain untuk proses verifikasi produk makanan halal. Di Thailand, sebagai dapur halal dunia, telah memanfaatkan teknologi big data untuk mempercepat proses verifikasi produk makanan halalnya. Indonesia sendiri, kita harus turut bergerak cepat," pungkasnya.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AHL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan