"Teknologi blockchain bukan hanya terkait mata uang, melainkan kini sudah bisa diaplikasikan pada banyak hal, seperti kesehatan, telekomunikasi, supply chain management, pertanian, dan media sosial," ujar Oscar dalam jumpa pers Empowering Blockchain Summit, di Jakarta, akhir pekan lalu.
Melalui keterangan resminya, ia mengatakan, Indonesia sebenarnya masih jauh tertinggal dalam industri blockchain di level Asia. Bahkan, untuk level Asia Tenggara pun, Indonesia masih di bawah Malaysia, Singapura, dan Thailand.
Dia menuturkan, di Jepang, bahkan tiket kereta cepat sudah mulai disusun lewat teknologi blockchain. "Sayangnya, literasi blockchain ini masih sangat rendah di Indonesia," ujar Oscar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News