CEO LinkAja Danu Wicaksana. Medcom/Suci Sedya Utami.
CEO LinkAja Danu Wicaksana. Medcom/Suci Sedya Utami.

LinkAja Yakin Mampu Bersaing Tanpa Beri Diskon Besar ke Konsumen

Ekonomi LinkAja
Suci Sedya Utami • 04 Juli 2019 19:21
Jakarta: Layanan keuangan berbasis elektronik LinkAja mengaku siap bersaing dengan platform lainnya untuk meningkatkan transaksi dan penggunaan uang nontunai kendati tanpa memberikan potongan harga atau diskon yang besar.
 
CEO LinkAja Danu Wicaksana mengatakan pihaknya lebih mengutamakan untuk memberikan kemudahan masyarakan dalam kegiatan transaksi sehari-hari. Masuknya LinkAja pada sektor transportasi secara lebih luas dibandingkan penyedia layanan lainnya diklaim oleh Danu sebagai keunggulan untuk memberikan kemudahan.
 
"Dengan kita masuk ke transportasi dalam satu bulan terakhir bisa mewakili bahwa sebenarnya masyarakat kita enggak cuma cari diskon, tapi mencari kemudahan juga," kata Danu dalam bincang santai di LinkAja Headquarters, Energy Building, Jakarta Selatan, Kamis, 4 Juli 2019.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Danu memberikan satu contoh, yakni kerja sama dengan KAI Access. Sebelum LinkAja masuk ke KAI Access, banyak masyarakat pengguna jasa kereta api di daerah Jogja dan bekerja di perbatasan dengan Surakarta atau sebaliknya yang menggunakan kereta Prambanan Express (Pramex) setiap hari rela mengantre di loket. Namun dengan masuknya LinkAja penumpang tersebut tidak harus mengantre dan bisa menggunakan waktu yang lebih efisien.
 
"Kita baru integrasi saja dengan KAI Access tanpa diskon, yang pakai sudah lebih dari 10 ribu dalam satu hari. Yang pakai LinkAja di transportasi sudah lebih dari 100 ribu, itu saja kita enggak kasih diskon," tutur Danu.
 
Oleh karena itu, Danu percaya bahwa masyarakat Indonesia saat ini mencari efisiensi atau mencari kemudahan. Dia tidak memungkiri diskon tentu turut membantu meningkatkan transaksi. Namun diskon bukan merupakan pilihan utama LinkAja untuk mengembangkan diri ke depan.
 
Dalam kesempatan yang sama Chief Operating Officer LinkAja Haryati Lawidjaja mengatakan pihaknya percaya bahwa yang membuat orang berpaling ke LinkAja yakni pengalaman. Apabila masyarakat telah mencoba menggunakan layanan LinkAja, ia meyakini maka akan membuat masyarakat merasa tertarik untuk menggunakan seterusnya.
 
"Tentu bukan promo atau diskon. Karena diskon enggak selamanya diberikan. Tapi dari mereka bangun tidur sampai kembali ke rumah dan melakukan berbagai transaksi, kita ada di sana. Kita mempercepat (urusan) mereka," jelas Haryati.
 
Sebelumnya LinkAja resmi diluncurkan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu, 30 Juni 2019.
 
LinkAja menghadirkan beragam fitur dan layanan transaksi pembayaran di lebih dari 150 ribu merchant dan akan terus bertambah. Pembayaran di lebih dari 400 tagihan dan produk digital seperti IndiHome, PLN, dan puluhan voucher game online, belanja online di lebih dari 20 e-commerce nasional seperti Tokopedia, Bukalapak, dan Blanja.
 
Kemudian pembayaran pada berbagai moda transportasi publik seperti Bluebird, Railink, Damri. Puluhan partner donasi digital seperti Rumah Zakat dan Baznas. Lalu layanan pengiriman uang, hingga fitur-fitur keuangan dan hiburan.
 
Selain itu, LinkAja memiliki titik Cash In Cash Out (CICO) untuk mengisi saldo dan menarik tunai di lebih dari 100 ribu titik di seluruh Indonesia. Termasuk di minimart seperti Indomaret, Alfamart, Alfamidi Grapari Telkomsel, puluhan ribu ATM Link Himbara dan jaringan ATM Bersama, dan lebih dari 100 ribu jaringan outlet Mitra LinkAja (MiLA).
 
Adapun fitur LinkAja yang baru adalah layanan tarik tunai tanpa kartu debit yakni hanya dengan menggunakan smartphone di lebih dari 40 ribu ATM Link Himbara. Ini memungkinkan pengguna untuk melakukan penarikan uang instan tanpa harus membawa kartu. LinkAja juga menjadi satu-satunya uang elektronik di Indonesia yang melayani remitansi dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Singapura yang ingin mengirimkan uangnya ke keluarganya di tanah air secara mudah dan murah.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif