Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga. Foto: Medcom.id/Annisa Ayu.
Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga. Foto: Medcom.id/Annisa Ayu.

Strategi Erick Thohir Turunkan Jabatan Deputi Kementerian BUMN Jadi Direksi

Ekonomi Pergantian Direksi BUMN
Annisa ayu artanti • 18 November 2019 21:30
Jakarta: Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga membeberkan alasan di balik pemberhentian jabatan sekretaris dan deputi Kementerian BUMN era Rini Soemarno.
 
Arya mengatakan Menteri BUMN Erick Thohir menginginkan perusahaan BUMN dapat 'berlari' memperbaiki kinerja operasi dan kinerja keuangan dengan masuknya mantan deputi dan sekretaris kementerian tersebut dalam jajaran direksi perusahaan.
 
Menurut Erick, kata Arya, mantan deputi dan sekretaris kementerian memiliki latar belakang yang cukup mumpuni untuk mendorong kemajuan perusahaan-perusahaan pelat merah. Apalagi mereka telah mengawasi perusahaan-perusahaan BUMN cukup lama.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kinerja operasi, keuangan, dan selama ini bapak-bapak sudah banyak berikan pengawasan dan mendorong perusahaan perusahaan dorong lima tahun," kata Arya ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin, 18 November 2019.
 
Kendati demikian, Arya belum mau membeberkan ditempatkan dimana para mantan deputi dan sekretaris kementerian tersebut. Semua keputusan mengenai direksi baru BUMN akan diumumkan pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).
 
"Kan belum RUPS," ucap dia.
 
Adapun untuk pengisi jabatan deputi yang kosong akan diisi oleh asisten deputi. "Ya Asdep-nya," ujar dia.
 
Sementara itu mengenai daftar jabatan para deputi BUMN di perusahaan BUMN dan penggantinya yang telah beredar, Arya menambahkan ada beberapa nama yang benar dan ada beberapa yang tepat.
 
"Ada beberapa yang benar. Tapi belum tahu," tukas dia.
 
Berikut daftar yang beredar:
 
1. Edwin Hidayat Abdullah (sebelumnya menjabat sebagai Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata) akan menjabat sebagai Wadirut Angkasa Pura II.
 
2. Hambra (sebelumnya menjabat sebagai Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis) akan menjabat sebagai Wadirut Pelindo II.
 
3. Fajar Harry Sampurno (sebelumnya Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media) akan menjabat sebagai Dirut Barata.
 
4. Wahyu Kuncoro (sebelumnya Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi) akan menjabat sebagai Wadirut Pegadaian.
 
5. Aloysius Kiik Ro (sebelumnya Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha) akan menjabat sebagai Wadirut Danareksa.
 
6. Gatot Trihargo (sebelumnya Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan) akan menjabat sebagai Wadirut Bulog.
 
7. Imam Apriyanto Putro (sebelumnya Sekretaris Kementerian BUMN) akan menjabat di Pupuk Indonesia.
 
Daftar Pelaksana Tugas (Plt) Deputi:
 
- Plt.Deputi Bidang Usaha Agro dan Farmasi: Imam Paryanto.
- Plt.Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan, dan Pariwisata: Hendrika Nora O. Sinaga.
- Plt.Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Energi, Industri Strategis, dan Media: Heri Purnomo.
- Plt.Deputi Bidang Usaha Konstruksi dan Sarana dan Prasarana Perhubungan: Liliek Mayasari.
- Plt.Deputi Bidang Usaha Jasa keuangan, jasa survey, dan konsultan: Chairiah.
- Plt. Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha: Aditya Dhanwantara
- Plt. Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis: Yuni Suryanto.
 

(SAW)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif