PII Tekankan Pentingnya Peran Perguruan Tinggi dalam Pembangunan
Direktur Utama PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) Armand Hermawan. Foto: Instagram Armandhermawan.
Jakarta: Perguruan tinggi dinilai berperan penting dalam pembangunan infrastruktur Indonesia. Selain itu, pemerintah memerlukan dukungan dari masyarakat dalam mewujudkan percepatan pembangunan infrastruktur.
 
Hal itu diungkapkan Direktur Utama PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) Armand Hermawan, dalam acara simposium infrastruktur ke-3 yang digelar para akademisi yang tergabung dalam Jaringan Perguruan Tinggi untuk Pembangunan Infrastruktur Indonesia (JPII) atau University Network for Indonesian Infrastructure Development (UNIID), di Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu, 12 Agustus 2018.
 
Armand mengatakan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam kontribusi dukungan percepatan pembangunan nasional.
 
Menurutnya, pemerintah memerlukan dukungan dalam bentuk ide-ide maupun inovasi dalam skema pendanaan yang dapat mendukung terciptanya percepatan pembangunan infrastruktur. "Saya berharap pertukaran ide-ide yang strategis dari seluruh anggota JPII/UNIID," kata Armand di Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu, 12 Agustus 2018
 
Acara itu diharapkan menjadi wadah pertukaran informasi terkait pembangunan infrastruktur, kajian proyek dan riset yang dapat mendukung percepatan pembangunan infrastruktur. Terutama terkait, kerja sama pemerintah dan badan usaha.
 
Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan RI Hadiyanto yang hadir mewakili Menteri Keuangan RI mengatakan, dengan keterbatasan APBN, perlu dipikirkan berbagai alternatif skema pendanaan untuk pembangunan infrastruktur.
 
"Melalui kegiatan ini, kiranya dapat ditemukan konsep-konsep, ide-ide baru dari anggota JPII/UNIID dalam skema pembiayaan pembangunan infrastruktur," kata Hadiyanto saat membuka simposium infrastruktur ke-3.
 
Beberapa sub topik yang dibahas dalam simposium adalah manajemen aset dan infrastruktur berkelanjutan, aspek sosial, peraturan dan pengelolaan infrastruktur, infrastruktur dan pembangunan ekonomi, pembiayaan infrastruktur, teknologi dan inovasi infrastruktur, dan pengembangan sumber daya manusia dalam bidang infrastruktur.

Baca: PII Tawarkan Proyek Infrastruktur Senilai Rp4,75 Triliun

Peserta Simposium III UNIID 2018 ini merupakan para anggota JPII/UNIID dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia, yang terdiri dari peneliti, akademisi, profesional dan para pemangku kepentingan terkait dalam usaha pengembangan dan percepatan pembangunan infrastruktur Indonesia.
 
Jaringan Perguruan Tinggi untuk Pembangunan Infrastruktur Indonesia (JPII) atau University Network for Indonesian Infrastructure Development (UNIID) adalah jaringan dan forum perguruan tinggi di Indonesia yang memberikan perhatian pada riset, pembelajaran dan kerjasama antar lembaga yang berkaitan dengan infrastruktur.
 
Untuk diketahui, sampai saat ini, PT PII telah memberikan penjaminan kepada 16 proyek infrastruktur dari 4 sektor yaitu Sektor Telekomunikasi yakni Palapa Ring Barat, Palapa Ring Tengah dan Palapa Ring Timur ?
 
Kemudian sektor Ketenagalistrikan yakni Central Java Power Plant , Sektor Air Minum yakni SPAM Umbulan dan SPAM Bandar Lampung. Lalu sektor Jalan yakni Jalan Tol Pandaan-Malang, Semarang- Batang, Manado-Bitung, Balikpapan-Samarinda, Jakarta-Cikampek II Elevated, Cileunyi-Sumedang-Dawuan, Krian-Legundi-Bunder-Manyar, Serang-Panimbang, Jakarta-Cikampek II Sisi Selatan, Probolinggo-Banyuwangi.



(FZN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id