Ketua Kadin Indonesia Rosan Roeslani. Dok:MI.
Ketua Kadin Indonesia Rosan Roeslani. Dok:MI.

Pengusaha Minta Sertifikasi Produk Halal tak Berbelit

Ekonomi sertifikasi halal produk halal Sertifikat Halal
Ilham wibowo • 14 Agustus 2018 17:16
Jakarta: Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia meyakinkan para pengusaha agar turut melakukan sertifikasi produk halal. Proses mendapatkan sertifikat itu pun diminta agar bisa dilakukan dengan cara yang sederhana.
 
Ketua Kadin Indonesia Rosan Roeslani mengatakan kebijakan yang didasari dalam penerapan Undang-undang (UU) No 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal ini telah disosialisasikan. Pasar negara Timur Tengah, kata dia, potensial untuk masuk produk halal dari Indonesia. Namun, proses sertifikasi yang belum jelas dinilai masih membuat para pengusaha enggan mendapatkan label halal.
 
"Pengusaha mana seneng sih kalau prosesnya panjang, mesti terukur segi waktu dan biaya, kami ingin pastikan itu," ujar Rosan di Menara Kadin, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa, 14 Agustus 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Para pengusaha masih terkendala lembaga penjamin halal yang menjadi rujukan. Menurut Rosan, sistem tersebut mestinya terpusat untuk melayani kebutuhan sertifikasi halal dalam jumlah besar guna memberikan dampak daya saing dengan negara lain.
 
"Tolong dipastikan meningkatkan daya saing dan prosesnya cepat, apakah dari MUI atau departemen agama yang akan berikan masukan, ini semua masih berproses, masih ada setahun lagi hingga aturan berlaku penuh," ungkapnya.
 
Ketua Kadin Indonesia Timur Tengah Fachry Thaib mengatakan produk ekspor bersertifikat halal dalam negeri masih tertinggal bahkan dari negara minoritas muslim sepeti Jepang dan Thailand. Kondisi ini perlu dimanfaatkan dengan serius lantaran permintaan produk halal bakal terus meningkat terutama dari negara di Timur Tengah.
 
"Kalau buyer datang tapi kita enggak siap dengan sertifikat mereka akan ke negara lain, dan buat kembalinya itu susah. Jadi jangan dianggap enteng soal itu (sertifikat halal),"pungkas dia.
 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif