Impor Beras Vietnam Masih Tinggi di Mei 2018

Eko Nordiansyah 25 Juni 2018 13:05 WIB
indonesia-vietnamimpor beras
Impor Beras Vietnam Masih Tinggi di Mei 2018
Ilustrasi. (Foto: Antara/Ahmad).
Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut impor beras dari Vietnam masih cukup tinggi selama Mei 2018. Impor tersebut dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan beras di dalam negeri selama periode Ramadan sampai dengan Idulfitri.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan impor beras tercermin dari impor barang konsumsi yang meningkat selama Mei 2018. Selama bulan lalu impor barang konsumsi tercatat USD1,73 miliar atau naik 14,88 persen dari bulan sebelumnya dan naik 34,01 persen dari tahun lalu.

"Barang konsumsi yang naik beras asal Vietnam, white refined sugar dari Thaialnd, anggur berasal dari Tiongkok, dan vaksin yang berasal dari India. Kami harap ini berpengaruh ke konsumsi rumah tangga," kata dia di Gedung BPS, Jalan Dr Sutormo, Jakarta Pusat, Senin, 25 Juni 2018.

Data BPS menyebut impor beras pada Mei tercatat sebesar USD143,1 juta naik USD83,7 juta atau 140,91 persen dibandingkan April 2018. Secara kumulatif sejak Januari sampai Mei 2018, impor beras sudah mencapai USD337,6 juta.

Selain barang konsumsi, impor bahan baku/penolong juga mengalami kenaikan 9,02 persen dibandingkan April 2018 hingga USD13,11 miliar. Sementara impor barang modal pada Mei 2018 sebesar USD2,81 miliar naik 6,63 persen di April 2018 atau naik 43,40 persen dibanding Mei 2017.

Selama Mei 2018, impor tercatat mengalami kenaikan 9,17 persen dibandingkan USD16,16 miliar. Dibandingkan periode yang sama tahun lalu, kenaikan impor terbilang cukup tinggi mencapai 28,12 persen dari USD13,77 miliar.

Impor nonmigas Mei 2018 mencapai USD14,83 miliar atau naik 7,19 persen dibanding April 2018 dan meningkat 23,77 persen dibanding Mei 2017. Sementara impor migas Mei 2018 mencapai USD2,82 miliar atau naik 20,95 persen dibanding April 2018 dan naik 57,17 persen dibanding Mei 2017.

 



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id