"Kita yakin bisa mencapai pertumbuhan 50 persen di tahun depan (untuk perolehan laba dan pertumbuhan premi). Peningkatan akan banyak karena bisnis bancassurance. Karena kontribusi bancassurance terhadap premi sekitar 99 persen," kata Direktur Utama Capital Life Indonesia Antony Japari, ditemui di Sona Topas Tower, Jakarta, Jumat (16/12/2016).
Selain fokus terhadap pengembangan jalur distribusi bancassurance, lanjut Antony, Capital Life juga akan memfokuskan bisnis di asuransi jiwa kredit. Mengenai bancassurance, masih kata Antony, sudah ada sebanyak delapan bank yang menjalin kerja sama dengan Capital Life.
"Sampai akhir tahun ada dua mitra bank lagi. Jadi ada 10 mitra bank yang telah bekerja sama dengan kita hingga akhir tahun ini," papar Antony.
Lebih lanjut, Antony menjelaskan, Capital Life akan kembali menggandeng sebanyak 10 mitra bank untuk diajak bekerja sama di sepanjang 2017. Dalam hal ini, Capital Life belum berencana menggandeng Bank Perkreditan Raykat (BPR) dan masih berfokus ke Bank Pembangunan Daerah (BPD) dan bank umum.
"Banknya kita masih lihat. Kalau BPR kita akan ada, tapi tidak terlalu fokus," kata Antony.
Saat ini, Capital Life mencatat jumlah nasabah sudah sebanyak 61.500 orang. Sedangkan total premi yang tercatat sebesar Rp2 triliun per November 2016. Ditargetkan total premi bisa mencapai Rp2,1 triliun sampai akhir 2016. Sedangkan untuk laba ditargetkan bisa mencapai Rp5 miliar di akhir tahun ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News