Hal ini dilakukan untuk meningkatkan Dana Pihak Ketiga (DPK) dan penyaluran kredit melalui pembukaan kantor cabang di pusat-pusat bisnis tersebut.
"Di Royal Plaza, ada sekitar 1.800 pedagang. Jadi potensinya cukup besar, dengan segmen kredit mikro dan small bisnis, kredit yang dapat tersalurkan mencapai Rp2,5 miliar hingga Rp3 miliar per bulannya," ujar Regional CEO Bank Mandiri Region VIII, Agus Haryoto Widodo, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (16/11/2016).
Tak hanya itu, transaksi Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Mandiri di Royal Plaza cukup besar, sehingga masih memungkinkan untuk membuka cabang. Agus menargetkan kredit yang tersalurkan sebanyak Rp5 miliar hingga Rp10 miliar untuk masing-masing 20 cabang baru hingga akhir 2016.
"Mal ini juga cukup tinggi dari sisi pengunjung, selama ini baru ada BRI dan Bank Jatim saja," jelas dia.
Sementara itu, sejak Januari hingga September 2016, total DPK Bank Mandiri mencapai Rp52 triliun atau mengalami pertubuhan sebesar 14 persen, sedangkan total kredit yang disalurkan sebesar Rp58 triliun, mengalami pertumbuhan 11 persen.
"Cabang-cabang baru Bank mandiri masih berkontribusi kecil terhadap penambahan DPK atau hanya sekitar lima persen hingga akhir tahun. Kontribusi masih kecil karena cabang baru biasanya membutuhkan waktu sekitar 3 sampai 4 bulan, sedangkan akhir tahun sudah tinggal 2 bulan lagi," ujarnya.
Selain membuka cabang di pusat perbelanjaan, Bank Mandiri juga berusaha untuk menerapkan weekend banking atau pelayanan bank yang buka di akhir pekan. Karena, transaksi pedagang yang juga cukup tinggi terjadi di akhir pekan.
"Saat ini, kami menunggu perizinan terkait bank dari Otoritas Jasa keuangan (OJK)," ucapnya.
Cabang baru di pusat perbelanjaan seperti Royal Plaza bukan satu-satunya yang dimiliki oleh Bank Mandiri. Sebelumnya Bank mandiri juga memiliki cabang di Pasar Turi dan BG Junction. Kedua cabang baru itu menunjukkan pertumbuhan bagus setiap akhir pekan.
"Hanya di tahun ini Bank Mandiri melakukan perluasan cabang. Sedangkan untuk tahun depan, kami akan lebih melakukan existing dan perluasan area saja," pungkasnya.
Saat ini, Bank Mandiri Kanwil VIII mempunyai sekitar 220 kantor cabang reguler, yang termasuk didalamnya adalah kantor cabang utama, kantor cabang pembantu, dan kantor kas. Selain itu, ada pula 71 kantor cabang mikro (KCM) yang tersebar di seantero Jatim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News