Direktur Pengembangan Sumber Daya Alam Kawasan Pedesaan, Taufik Madjid mengungkapkan, terdapat tiga faktor yang menjadi kendala pembentukan BUMDes. Ia menyebut, mindset, skill, dan transfer teknologi yang kurang menjadikan alasan pembentukan desa sulit terealisasi di pedesaan.
"Kita jujur bahwa pembentukan BUMDes yang sekarang itu tidak terkelola dengan baik. Ini yang perlu kita tingkatkan," ujar Taufik usai hadiri Peluncuran Gerakan Bangga Koperasi, di Gedung SMESCO UKM, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (7/10/2015).
Maka itu, lanjut dia, pihaknya segera melakukan program bimbingan teknis dengan pendampingan pada kelompok pedesaan. Menurut dia, hal tersebut untuk merubah mindset masyarakat, meningkatkan skill, dan mentransfer teknologi pada masyarakat.
Tak hanya itu, papar Taufik, pihaknya juga meminta Pemerintah Daerah (Pemda) untuk memberikan bantuan-bantuan stimulan kepada masyarakat. Dari Kemendes PDTT sendiri juga memberikan bantuan stimulan berupa kapal tangkap ikan, pengelolaan air untuk masyarakat yang kekurangan air bersih, dan sarana prasarana infrastruktur pedesaan.
"Itu harus dikelola, kalau tidak koperasi ya harus BUMDes. Kalau tidak BUMDes oleh kelompok masyarakat yang ada di desa. Jadi kelompok masyarakat itu yang harus kita jaga agar menciptakan desa mandiri," pungkas Taufik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News