Seperti diketahui, jabatan Sekretaris Utama dan Deputi Kerjasama Luar Negeri dan Promosi BNP2TKI yang kosong sehubungan dengan selesainya masa kerja pejabat sebelumnya, yaitu Edy Sudibyo dan Dr. Endang Sulistyaningsih.
"Jabatan itu amanah, tidak dapat dicari dan dihindari kapan datangnya. Karena ini adalah amanah yang akan dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada rakyat Indonesia, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa di akhirat kelak. Untuk itu hendaknya jalankan pekerjaan yang mulia ini sebagai ibadah," tutur Nusron, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Senin (2/11/2015).
Nusron pun mengajak para pejabat yang baru dilantik ini sama-sama membangun kelembagaan BNP2TKI ini sebagai bagian dari instrumen negara agar menjadi lembaga yang terpercaya, kredibel, good governance, dan bisa melayani rakyat dengan tulus, efisien, efektif, dan langsung pada sasaran tembak yang semestinya.
Dia berharap, dengan diangkatnya pejabat baru ini, BNP2TKI akan makin kokoh dan makin cepat pelayanannya terhadap TKI, sehingga makin dipercaya oleh rakyat Indonesia.
"Selain itu, juga dapat mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPKP, serta meningkatnya penilaian dari KemenPAN-RB. Sehingga tunjangan kinerja dan gaji dapat meningkat. Jadi tidak hanya meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia, tapi juga kesejahteraan para pegawainya," papar Nusron.
Pelantikan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan Abdul Wahab Bangkona, dan Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri Yohanes Kristiarto Soeryo Legowo, serta pejabat Eselon I dan II di lingkungan BNP2TKI, dan para tamu undangan lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News