Illustrasi Industri Kimia. FOTO. ANTARA/Rosa Panggabean.
Illustrasi Industri Kimia. FOTO. ANTARA/Rosa Panggabean.

Inovasi Mesin Jadi Pendorong Pertumbuhan Industri Kimia

Husen Miftahudin • 08 November 2016 20:23
medcom.id, Jakarta: Industri kimia mulai tampak terjadi pertumbuhan pada kuartal II-2016. Produk domestik bruto (PDB) industri ini pada April-Juni 2016 mengalami pertumbuhan sebanyak 5,36 persen atau meningkat dibanding pertumbuhan di kuartal I-2016 yang justru minus 2,04 persen.
 
Salah satu penyokong menggeliatnya industri kimia adalah industri cat yang mulai melakukan inovasi terhadap alat dan mesin produksi. Inovasi mesin diyakini mampu meningkatkan produksi cat sehingga berimplikasi terhadap tumbuhnya nilai pasar kimia.
 
Berdasarkan catatan Federasi Industri Kimia Indonesia (FIKI), nilai pasar kimia di Indonesia pada April-Juni 2016 mencapai Rp40 triliun. Terdiri atas produk kimia domestik sebesar Rp20 triliun dan produk kimia impor sebanyak Rp20 triliun.

Nippon Paint menjadi salah satu produsen yang melakukan inovasi dalam memenuhi kebutuhan konsumen di Indonesia melalui mesin tinting atau oplos (colour creation pro/CCPro) series.
 
"Mesin CCPro Series yang baru diluncurkan di tahun 2016 ini merupakan revolusi dalam industri cat dan pelapis yang memberikan solusi total terhadap pengecatan," ujar CEO Decorative Paints-Nippon Paint Indonesia, Jon Tan dalam keterangan tertulis, Jakarta, Selasa (8/11/2016).
 
Menurutnya, CCPro Series dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan akan cat heavy duty dan protective coatings dalam berbagai warna mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga industri.
 
Dia menjelaskan, ‎cat yang diolah melalui proses otomasi pencampuran warna dengan mesin tinting tentunya akan menghasilkan variasi warna tidak terbatas dan khusus mesin tinting Nippon Paint dijamin 100 persen konsistensi dan akurasi warna.
 
"Colour Creations Pro Series adalah kelanjutan Colour Creations Machine (CCM), di mana kedua mesin ini menghasilkan spektrum warna yang luas untuk cat water-based maupun solvent-based," pungkas Jon Tan.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan