Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga. Foto: Medcom.id/Ilham Wibowo.
Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga. Foto: Medcom.id/Ilham Wibowo.

Kemendag Incar Peningkatkan Ekspor ke Polandia

Ekonomi ekspor kementerian perdagangan indonesia-polandia
Ilham wibowo • 17 Januari 2020 10:19
Jakarta: Seluruh perwakilan Indonesia di negara-negara kawasan Eropa Timur dan Eropa Tengah akan terus diajak berkolaborasi meningkatkan kinerja ekspor. Promosi perlu dilakukan lebih efektif agar produk unggulan dari Tanah Air bisa diterima dengan baik oleh masyarakat setempat.
 
Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga saat bertemu Duta Besar RI untuk Polandia Siti Nugraha Mauludiah di kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta. Menurut Jerry, pihaknya sangat berkepentingan untuk meningkatkan ekspor ke negara-negara nontradisional.
 
"Polandia salah satu negara anggota Uni Eropa merupakan pasar nontradisional yang sangat potensial untuk dikembangkan bagi ekspor Indonesia,” kata Jerry melalui keterangan tertulisnya, Jumat, 17 Januari 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jumlah penduduk Polandia tercatat sekitar 35 juta jiwa dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 4-5 persen. Masyarakat kelas menengah yang meningkat juga jadi potensi Polandia sebagai pasar nontradisional produk Indonesia. Saat ini, beberapa produk Indonesia yang diminati di Polandia di antaranya mi instan, permen kopi, batik, furnitur, biji kopi, dan sawit.
 
Wamendag menyampaikan, saat ini, nilai perdagangan Indonesia dan Polandia tercatat sebesar
USD600 juta. Selain melalui perdagangan langsung antar kedua negara, produk Indonesia masukke Polandia melalui Jerman, Hongaria, dan negara-negara Eropa Barat.
 
"Dengan meningkatkan perdagangan langsung, nantinya produk-produk Indonesia akan lebih berdaya saing di pasar Polandia," paparnya.
 
Dalam pertemuan ini, Wamendag juga mengajak Duta Besar RI untuk Polandia melakukan kampanye positif sawit di Eropa. Selain itu, turut dibahas pula rencana Kementerian Perdagangan untuk mengikuti pameran World Coffee Expo Warsaw 2020 guna meningkatkan ekspor kopi Indonesia.
 

(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif